• Redaksi
  • Tentang Kami
Sunday, April 12, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Ari Pahala Ajak Generasi Muda Memahami Ambiguitas dan Makna Puisi

Melda by Melda
April 8, 2026
Ari Pahala Ajak Generasi Muda Memahami Ambiguitas dan Makna Puisi

DARI DESA- Sastra, khususnya puisi, dianggap sebagai upaya menjumpai-dijumpai, sebuah bentuk intensionalitas dan keterjalinan dengan dunia melalui bahasa. Pernyataan ini disampaikan oleh Ari Pahala Hutabarat saat memberikan sesi pelatihan menulis sastra dalam kegiatan Kemah Sastra 2026 di Villa Dangau Kedaung, Kemiling, Bandar Lampung, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari kalangan pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung, termasuk Tulang Bawang, Pesisir Barat, Lampung Utara, Kota Metro, Lampung Selatan, Pringsewu, Pesawaran, dan Bandar Lampung.

Ari Pahala menekankan bahwa puisi, melalui bahasa, memperbarui cara kita memandang, mengalami, menghayati, merayakan, dan mempertanyakan dunia serta manusia, sama halnya seperti ilmu. Namun, yang membedakan adalah bahasa. Dalam ilmu, bahasa sekadar alat untuk mengkomunikasikan pemikiran, sedangkan dalam puisi, bahasa berperan ganda sebagai alat sekaligus tujuan.

BeritaTerkait

Delapan Media Diserang Siber, Pengelola Sebut Belum Sampai Lumpuh Total

Pererat Silaturahmi, Kantor Pertanahan Tanggamus Gelar Halal Bihalal

Apel Pagi Jadi Sarana Evaluasi dan Arahan Pegawai Pertanahan Tanggamus

RSUD Batin Mangunang Siap Layani Pasien Kritis, Hemodialisa hingga Deteksi Kanker

Menurut Ari, perbedaan antara ilmu dan sastra terletak pada “how to tell”-nya. Namun pada aspek “what is” maupun “how to tell”, ada kegairahan yang sama antara puisi dan ilmu. Ia menekankan pentingnya penulis puisi memahami tema, topik, dan pesan yang ingin disampaikan melalui karyanya.

Dalam sesi pembacaan karya, peserta diajak menggali makna puisi serta melihat ruang ambiguitas di dalamnya. Salah satu contoh yang dibahas adalah puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono:
*“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana: / dengan kata yang tak sempat diucapkan / kayu kepada api yang menjadikannya abu.”

Fitri Angraini, penanggung jawab Kemah Sastra 2026 yang difasilitasi Kementerian Kebudayaan RI melalui dana Indonesiana, mengatakan kegiatan ini merupakan kelanjutan tahap seleksi karya. Kegiatan ini juga menyelenggarakan lomba cipta puisi untuk SMA dan mahasiswa, lomba cerpen untuk SMA dan mahasiswa, serta lomba cipta sastra (cerpen dan puisi) tingkat SMP.

Selain Ari Pahala Hutabarat dan Arman AZ, pemateri lainnya membahas alih wahana ke bahasa Lampung, yaitu Yinda Dwi Gustira dan Devin Cumbuan Putri dari akademisi.***

Source: Isbedy Stiawan
Tags: Ari Pahala HutabaratBahasa LampungIndonesianaKegiatan BudayaKemah Sastra 2026Lomba Cipta PuisiPelatihan MenulisPuisisastra LampungSMP SMA Mahasiswa
ShareTweetSendShare
Previous Post

Mempererat Tali Silaturahmi, PWI Pringsewu Gelar Halal Bihalal Idulfitri

Next Post

RSUD Batin Mangunang Siap Layani Pasien Kritis, Hemodialisa hingga Deteksi Kanker

Related Posts

Delapan Media Diserang Siber, Pengelola Sebut Belum Sampai Lumpuh Total
Berita Desa

Delapan Media Diserang Siber, Pengelola Sebut Belum Sampai Lumpuh Total

April 9, 2026
Pererat Silaturahmi, Kantor Pertanahan Tanggamus Gelar Halal Bihalal
Berita Desa

Pererat Silaturahmi, Kantor Pertanahan Tanggamus Gelar Halal Bihalal

April 9, 2026
Apel Pagi Jadi Sarana Evaluasi dan Arahan Pegawai Pertanahan Tanggamus
Berita Desa

Apel Pagi Jadi Sarana Evaluasi dan Arahan Pegawai Pertanahan Tanggamus

April 9, 2026
Next Post
RSUD Batin Mangunang Siap Layani Pasien Kritis, Hemodialisa hingga Deteksi Kanker

RSUD Batin Mangunang Siap Layani Pasien Kritis, Hemodialisa hingga Deteksi Kanker

Dana BOSDA SMP Bandar Lampung 2026 Belum Cair, Wali Kota Diminta Turun Tangan

Dana BOSDA SMP Bandar Lampung 2026 Belum Cair, Wali Kota Diminta Turun Tangan

Sidang Korupsi PT LEB Berlanjut, Peran Para Pihak Mulai Didalami

Sidang Korupsi PT LEB Berlanjut, Peran Para Pihak Mulai Didalami

Apel Pagi Jadi Sarana Evaluasi dan Arahan Pegawai Pertanahan Tanggamus

Apel Pagi Jadi Sarana Evaluasi dan Arahan Pegawai Pertanahan Tanggamus

Pererat Silaturahmi, Kantor Pertanahan Tanggamus Gelar Halal Bihalal

Pererat Silaturahmi, Kantor Pertanahan Tanggamus Gelar Halal Bihalal

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved