• Redaksi
  • Tentang Kami
Monday, February 9, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Kearifan Lokal Tradisi dan Budaya

Gau Maraja Leang-Leang 2025: Perpaduan Vibes Tradisi & Warisan Purba yang Bikin Merinding!

Melda by Melda
July 3, 2025
Gau Maraja Leang-Leang 2025: Perpaduan Vibes Tradisi & Warisan Purba yang Bikin Merinding!

DARI DESA— Bayangin deh, lo datang ke festival budaya yang lokasinya bener-bener di antara tebing karst dan gua prasejarah berumur 40 ribu tahun! Yup, itu yang lagi hits banget di Festival Gau Maraja Leang-Leang 2025 yang digelar di kawasan epik Leang-Leang, Bantimurung, Maros, Sulsel.

 Opening-nya Full Adat + Aesthetic Banget

Dari suara kecapi Bugis yang syahdu, sampai tarian Pa’gellu yang bikin merinding, festival ini dibuka dengan energi lokal yang 100% otentik. Plus ada parade fashion adat dari 14 kecamatan se-Maros yang ngasih vibes kaya fashion week ala Nusantara!

Bupati Maros, Chaidir Syam ngegas banget komitmennya di pembukaan:

BeritaTerkait

Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka Sendangbaru, Peringati 1 Suro dengan Sholawat Akbar

Ziarah Kubur Warnai Tradisi Bersih Desa di Kampung Sendangbaru, Lampung Tengah

Meriahkan Malam 1 Suro, Pekon Margadadi Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk dan Ruwat Desa

“Leang-Leang bukan cuma kebanggaan Maros, tapi punya seluruh dunia. Kita ingin bawa budaya lokal ini naik kelas ke level internasional.”

Gak tanggung-tanggung, yang hadir juga ada tim dari UNESCO, Kementerian, Balai Pelestarian Budaya, sampai komunitas adat Sulsel.

 Leang-Leang: Tempat Seni Purba Berawal

Leang-Leang bukan tempat wisata biasa, gengs. Ini tuh situs manusia purba tertua se-Asia Tenggara. Di dinding guanya masih ada lukisan tangan & hewan yang dilukis ribuan tahun lalu. Literally, nenek moyang kita dulu udah jago gambar sebelum medsos ada.

“Festival ini ngebangkitin semangat kreatif nenek moyang kita. Dulu mereka ngegambar di batu, sekarang kita lanjutkan dengan festival budaya,” – ujar Sinatriyo dari BPK XIX.


 Acara Bervariasi, Bikin Otak dan Perut Senang

Gak cuma nonton doang, festival ini interaktif banget:

Pentas Seni: Tari Pakarena, musik kecapi, baruga bone
Kuliner Lokal: Pallu Butung, Barongko, Nasu Likku—bikin laper!
Diskusi Budaya: Bareng arkeolog & budayawan
EduTrip ke Gua: Dipandu warga lokal, belajar sejarah langsung di TKP
Workshop Seru: Batik karst & lukisan batu untuk anak-anak

Yang dateng bukan cuma warga lokal, tapi juga wisatawan dari luar daerah bahkan turis asing. Gen Z, pelajar, mahasiswa, semua ngumpul bareng!


 Dimotori Anak Muda Lokal, No Cap!

Yang bikin makin keren, festival ini digerakkan bareng komunitas lokal. Mulai dari karang taruna, sanggar seni, UMKM desa, sampai pelajar jadi volunteer.

Sitti Hajar (17), siswi yang nari di acara pembukaan bilang:

“Biasanya gua Leang-Leang cuma kita baca di buku. Sekarang aku bisa tampil di sini langsung, ngenalin budaya kita ke dunia.”

Big applause buat generasi muda yang gak cuma nonton, tapi turun tangan ngelestariin budaya!


 Tujuan Jangka Panjang? Situs Warisan Dunia!

Festival ini juga jadi bagian dari misi besar: ngegas Leang-Leang biar diakui UNESCO sebagai Warisan Dunia. Pemkab Maros lagi nyiapin dokumen bareng tim arkeolog & geolog internasional.

Targetnya? Bikin Leang-Leang jadi destinasi wisata edukatif & berbudaya, tapi tetap jaga nilai sejarah & lingkungannya.

Gau Maraja Leang-Leang bukan cuma soal joget dan jajan. Ini adalah bentuk cinta generasi sekarang ke budaya nenek moyang. Saat budaya, ekonomi lokal, dan edukasi bersatu dalam satu panggung, legacy leluhur gak cuma dikenang—tapi hidup lagi. Dan semua itu dimulai dari desa, buat dunia.***

Source: ARIEF MULYADIN
Tags: FestivalBudayaGauMarajaLeangLeangLeangLeang2025WisataSejarah
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kertodimoro Fest di Jombang: Buktiin Budaya Lokal Bisa Tetap Keren & Relevan!

Next Post

CCED Unila Gandeng Desa Bantu Salurkan Minat Karir Mahasiswa

Related Posts

Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka Sendangbaru, Peringati 1 Suro dengan Sholawat Akbar
Tradisi dan Budaya

Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka Sendangbaru, Peringati 1 Suro dengan Sholawat Akbar

July 18, 2025
Ziarah Kubur Warnai Tradisi Bersih Desa di Kampung Sendangbaru, Lampung Tengah
Tradisi dan Budaya

Ziarah Kubur Warnai Tradisi Bersih Desa di Kampung Sendangbaru, Lampung Tengah

July 16, 2025
Tradisi dan Budaya

Meriahkan Malam 1 Suro, Pekon Margadadi Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk dan Ruwat Desa

July 5, 2025
Next Post
CCED Unila Gandeng Desa Bantu Salurkan Minat Karir Mahasiswa

CCED Unila Gandeng Desa Bantu Salurkan Minat Karir Mahasiswa

Hari Gizi Nasional ke-65, Pringsewu Gelar Gerakan Cegah Stunting: “Makan Bergizi, Keluarga Sehat!”

Hari Gizi Nasional ke-65, Pringsewu Gelar Gerakan Cegah Stunting: “Makan Bergizi, Keluarga Sehat!”

Punya UMKM? Yuk Daftar Jadi Mitra Badan Gizi Nasional, Gampang Banget dan Bisa dari HP!

Punya UMKM? Yuk Daftar Jadi Mitra Badan Gizi Nasional, Gampang Banget dan Bisa dari HP!

Meriahkan Malam 1 Suro, Pekon Margadadi Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk dan Ruwat Desa

Desaku Maju Diapresiasi Kemenko PM: Lampung Bangun Ekosistem Ekonomi Desa dari Akar Rumput

Desaku Maju Diapresiasi Kemenko PM: Lampung Bangun Ekosistem Ekonomi Desa dari Akar Rumput

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved