• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, February 12, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Ekonomi Desa Pertanian & Perkebunan

Mendes Ajak UEA Wujudkan Ketahanan Pangan Desa: Sinergi Internasional Bangun Kemandirian dari Akar Rumput

Shifa by Shifa
July 2, 2025
Mendes Ajak UEA Wujudkan Ketahanan Pangan Desa: Sinergi Internasional Bangun Kemandirian dari Akar Rumput

DARI DESA — Pemerintah Indonesia melalui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto mengajak Uni Emirat Arab (UEA) untuk bermitra dalam memperkuat ketahanan pangan desa, sebagai strategi kunci menuju kedaulatan pangan nasional.

Ajakan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdullah Salem Al Dhaheri, di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta. Dalam pertemuan penuh kehangatan itu, Yandri menegaskan perlunya investasi dan dukungan teknologi dari mitra internasional demi mewujudkan desa mandiri dan tangguh.

“Kami ingin menjadikan desa sebagai benteng pertama dalam sistem pertahanan pangan nasional. UEA dapat menjadi mitra strategis dalam membangun pertanian berbasis komunitas yang inovatif dan berkelanjutan,” tegas Yandri.

Fokus Kolaborasi: Pangan, Energi, dan Inovasi

Yandri menyebut, desa-desa di Indonesia memiliki potensi besar namun belum tergarap optimal, khususnya di sektor pertanian terpadu, hortikultura, peternakan, dan energi terbarukan berbasis biomassa. Ia mendorong keterlibatan UEA dalam pengembangan teknologi pertanian, greenhouse, dan infrastruktur ketahanan pangan.

BeritaTerkait

Rembug Warga di Lampung Selatan: Kemenko PM Dorong Petani Naik Kelas lewat Nilai Tambah Pertanian

Program unggulan Kemendes PDTT, yakni “Desa Mandiri Pangan”, kini tengah digenjot untuk menjadikan desa mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri secara mandiri dan berkelanjutan, sejalan dengan komitmen global menghadapi krisis pangan dan perubahan iklim.

Respons Positif dari UEA

Dubes Al Dhaheri menyambut ajakan kerja sama tersebut dengan penuh antusias. Ia melihat desa-desa Indonesia sebagai lumbung potensi, tidak hanya dalam aspek pangan organik dan peternakan, tetapi juga dalam pengembangan UMKM berbasis hasil pertanian.

“Kami sangat antusias menjajaki peluang kolaborasi ini. Ketahanan pangan adalah isu global, namun solusinya harus dimulai dari lokal. Indonesia dan UEA bisa jadi pelopor model kerja sama pedesaan yang berdaya saing,” ungkapnya.

Langkah Nyata: Studi Lapangan dan Proyek Percontohan

Kedua pihak sepakat membentuk tim teknis gabungan untuk memetakan desa-desa potensial di Indonesia sebagai lokasi proyek percontohan. Fokus program meliputi transfer teknologi, pelatihan petani muda, serta pembangunan infrastruktur pertanian berbasis digital dan ramah lingkungan.

Pilot project akan diarahkan ke desa-desa yang rentan terhadap krisis pangan dan dampak perubahan iklim, khususnya di wilayah Indonesia Timur, dengan harapan menjadi model ketahanan pangan terpadu yang dapat direplikasi secara nasional.

“Kolaborasi ini diharapkan jadi titik balik dalam pengembangan desa yang berdaya, mandiri, dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” tutup Yandri.

Kerja sama ini menjadi angin segar bagi masa depan desa dan ketahanan pangan nasional, sekaligus bukti bahwa pembangunan akar rumput perlu dukungan lintas negara untuk menjawab tantangan global. ***

Source: Shifa Yuhananda
Tags: DesaMandiriPanganKetahananPanganMendesPDTTUEA
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bupati Egi Hadiri Pengajian Jumat Kliwon, Janjikan Perbaikan Jalan Desa Batu Agung pada 2026

Next Post

PT Bartra Dorong Desa Sanafi Maju di Lomba Desa Maluku Utara 2025: Bukti Kolaborasi Nyata Membangun Desa

Related Posts

Rembug Warga di Lampung Selatan: Kemenko PM Dorong Petani Naik Kelas lewat Nilai Tambah Pertanian
Pertanian & Perkebunan

Rembug Warga di Lampung Selatan: Kemenko PM Dorong Petani Naik Kelas lewat Nilai Tambah Pertanian

July 11, 2025
Next Post
PT Bartra Dorong Desa Sanafi Maju di Lomba Desa Maluku Utara 2025: Bukti Kolaborasi Nyata Membangun Desa

PT Bartra Dorong Desa Sanafi Maju di Lomba Desa Maluku Utara 2025: Bukti Kolaborasi Nyata Membangun Desa

Kencong Gelar Pelatihan Perangkat Desa: Langkah Nyata Menuju Pemerintahan Desa yang Profesional dan Transparan

Kencong Gelar Pelatihan Perangkat Desa: Langkah Nyata Menuju Pemerintahan Desa yang Profesional dan Transparan

Dana Desa Tersendat, TPS3R Kemiri Terancam Lumpuh Akibat Tunggakan Rp 240 Juta

Dana Desa Tersendat, TPS3R Kemiri Terancam Lumpuh Akibat Tunggakan Rp 240 Juta

ISEI Ingatkan Bahaya Korupsi Dana Desa: Rp147 Triliun Terancam Hilang Tanpa Pengawasan

ISEI Ingatkan Bahaya Korupsi Dana Desa: Rp147 Triliun Terancam Hilang Tanpa Pengawasan

326 Desa di Serang Resmi Miliki Koperasi Merah Putih: Langkah Nyata Membangun Ekonomi dari Akar Rumput

326 Desa di Serang Resmi Miliki Koperasi Merah Putih: Langkah Nyata Membangun Ekonomi dari Akar Rumput

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved