• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, February 7, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Dari Konflik Internal ke Evaluasi Sistemik, DPRD Awasi Puskesmas BLUD

Melda by Melda
January 15, 2026
Dari Konflik Internal ke Evaluasi Sistemik, DPRD Awasi Puskesmas BLUD

DARI DESA- Gejolak internal di Puskesmas BLUD Segala Mider resmi mencuri perhatian DPRD Kota Bandar Lampung. Konflik yang melibatkan jajaran pegawai dan pimpinan puskesmas ini dinilai berpotensi mengganggu sistem layanan kesehatan secara menyeluruh, sehingga DPRD mendorong evaluasi dan penyegaran manajerial di 31 puskesmas BLUD se-Bandar Lampung.

Persoalan tersebut mengemuka dalam rapat dengar pendapat Komisi 4 DPRD Kota Bandar Lampung bersama Kepala Dinas Kesehatan Muhtadi Arsyad Temenggung dan Kepala Puskesmas BLUD Segala Mider, dr. Destriana, Selasa, 13 Januari 2026.

Dinkes Akui Kecewa, Konflik Dinilai Gagal Diredam

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi internal Puskesmas BLUD Segala Mider. Ia mengaku konflik tersebut sejatinya telah beberapa kali dimediasi agar tidak berlarut-larut dan mencuat ke ruang publik.

BeritaTerkait

Dari Alegori ke Realitas: SMA Siger dan Bahaya Kebijakan yang Terburu-buru

Satu Sekolah, Miliaran Rupiah: Arah Kebijakan Pendidikan Bandar Lampung Dikritik

Pengurusan Aset Yayasan oleh Pejabat Pemkot, LSM Minta Aparat Turun Tangan

Disdikbud Lampung Dinilai Lamban, Nasib Siswa SMA Siger Menggantung

“Pada beberapa momen kami mengetahui langsung permasalahan internal. Kami kumpulkan supaya tidak berlarut-larut. Saat itu saya anggap selesai. Tapi ternyata begini, saya kecewa dengan Kepala Puskesmas Segala Mider,” ujar Muhtadi.

Menurutnya, seorang pimpinan puskesmas BLUD seharusnya mampu menjaga kondusivitas, membangun komunikasi sehat, dan merangkul seluruh pegawai. Konflik yang terbuka, kata dia, berisiko menurunkan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan.

“Kita ini satu keluarga. Puskesmas adalah rumah kita. Kalau ada persoalan internal, seharusnya diselesaikan dengan komunikasi,” tegasnya.

Namun demikian, Muhtadi menegaskan bahwa kewenangan untuk melakukan pergantian atau rolling jabatan kepala puskesmas berada sepenuhnya di tangan wali kota. “Kalau rolling jabatan, itu kewenangan wali kota,” ujarnya singkat.

 DPRD Dorong Penyegaran Manajerial 31 Puskesmas

Berbeda dengan sikap Dinas Kesehatan, Komisi 4 DPRD Kota Bandar Lampung menilai konflik BLUD Segala Mider merupakan alarm bagi tata kelola puskesmas lainnya. Ketua Komisi 4 DPRD, Asroni Paslah, menegaskan perlunya penyegaran manajerial di seluruh puskesmas BLUD.

“Harus ada penyegaran. Jangan sampai persoalan di Segala Mider juga terjadi di puskesmas lain. Ini menyangkut hak jasa pelayanan staf dan pegawai puskesmas pembantu. Kalau ini terganggu, layanan kesehatan masyarakat juga ikut terdampak,” kata Asroni.

Ia mengingatkan bahwa puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan. Konflik internal yang dibiarkan berlarut berpotensi menurunkan mutu layanan, terlebih dengan besarnya anggaran kesehatan yang dikelola.

Kekhawatiran Sistemik Layanan Kesehatan

Anggota Komisi 4 DPRD, Robiatul Adawiyah, menambahkan bahwa sistem layanan kesehatan bersifat terintegrasi. Masalah di satu puskesmas BLUD dapat menjalar dan merusak sistem yang sedang dibangun oleh Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung.

“Kita punya 31 kepala puskesmas. Kalau satu bermasalah dan dibiarkan, bisa merusak sistem secara keseluruhan. Ini yang kami jaga,” ujarnya.

Atas dasar itu, Komisi 4 DPRD memastikan akan memanggil 30 kepala puskesmas BLUD lainnya secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas internal, kepatuhan prosedur, serta kualitas layanan kesehatan tetap terjaga.

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Jadi Pemicu

Konflik internal BLUD Segala Mider mencuat setelah DPRD menerima laporan dari sejumlah pegawai terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan jasa pelayanan kegiatan. Para staf mengadukan adanya permintaan pengembalian uang setelah honor jasa pelayanan ditransfer ke rekening masing-masing.

dr. Destriana mengakui adanya pengembalian uang tersebut. Namun ia berdalih langkah itu diambil karena proses Surat Pertanggungjawaban (SPJ) kegiatan belum rampung.

“Kadang SPJ belum dibuat. Saya buat kebijakan, uang itu saya kumpulkan. Setelah SPJ selesai, saya berikan kembali,” jelas dr. Destriana di hadapan anggota DPRD.

Penjelasan tersebut menuai kritik tajam dari Ketua Komisi 4 DPRD. Asroni Paslah menilai alasan tersebut tidak logis dan berada di luar prosedur pengelolaan keuangan BLUD.

“Kalau memang belum siap SPJ, jangan ditransfer dulu. Begitu ditransfer lalu ditarik kembali, ini menyalahi prosedur dan rawan masalah,” tegasnya.

Anggaran Kesehatan Rp50 Miliar Jadi Sorotan

Kasus BLUD Segala Mider menjadi perhatian serius DPRD mengingat sektor kesehatan Kota Bandar Lampung pada RAPBD 2026 memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp50 miliar. DPRD menilai stabilitas manajerial dan kepatuhan prosedur menjadi kunci agar anggaran besar tersebut benar-benar berdampak pada peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

Polemik ini pun kini tak lagi dipandang sebagai konflik internal semata, melainkan pintu masuk evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola puskesmas BLUD di Kota Bandar Lampung.****

 

Source: ALFARIEZIE
Tags: anggaran kesehatan Bandar LampungBLUD Segala MiderDinas Kesehatan Bandar LampungDPRD Bandar Lampungjasa pelayanan puskesmaskonflik internal puskesmaspenyegaran manajerialpuskesmas BLUD
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pembayaran Honor Guru SMA Swasta Siger Tuai Polemik di DPRD

Next Post

Smartboard Baru Dinikmati 929 Sekolah, Kesenjangan Digital Pendidikan Lampung Terbuka

Related Posts

Dari Alegori ke Realitas: SMA Siger dan Bahaya Kebijakan yang Terburu-buru
Berita Desa

Dari Alegori ke Realitas: SMA Siger dan Bahaya Kebijakan yang Terburu-buru

February 7, 2026
SMA Siger Terhambat Izin, Asroni Paslah: Jangan Paksa Kebijakan Bermasalah
Berita Desa

Satu Sekolah, Miliaran Rupiah: Arah Kebijakan Pendidikan Bandar Lampung Dikritik

February 6, 2026
Pengurusan Aset Yayasan oleh Pejabat Pemkot, LSM Minta Aparat Turun Tangan
Berita Desa

Pengurusan Aset Yayasan oleh Pejabat Pemkot, LSM Minta Aparat Turun Tangan

February 6, 2026
Next Post
Smartboard Baru Dinikmati 929 Sekolah, Kesenjangan Digital Pendidikan Lampung Terbuka

Smartboard Baru Dinikmati 929 Sekolah, Kesenjangan Digital Pendidikan Lampung Terbuka

Dugaan Belanja Konsumtif Warnai Anggaran Pelatihan Disdikbud Bandar Lampung

Dugaan Belanja Konsumtif Warnai Anggaran Pelatihan Disdikbud Bandar Lampung

Hari Desa Trimulyo 2026: Dana Desa Menyusut, Warga Diminta Tetap Adaptif

Hari Desa Trimulyo 2026: Dana Desa Menyusut, Warga Diminta Tetap Adaptif

Aspirasi Warga Didengar, Pembangunan KDMP Trimulyo Tidak Ganggu Sekolah

Aspirasi Warga Didengar, Pembangunan KDMP Trimulyo Tidak Ganggu Sekolah

Ketika Bantuan Kesehatan Terhenti, Anak Down Syndrome Meninggal

Ketika Bantuan Kesehatan Terhenti, Anak Down Syndrome Meninggal

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved