• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, February 3, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Pendidikan & Literasi

Smartboard Baru Dinikmati 929 Sekolah, Kesenjangan Digital Pendidikan Lampung Terbuka

Melda by Melda
January 15, 2026
Smartboard Baru Dinikmati 929 Sekolah, Kesenjangan Digital Pendidikan Lampung Terbuka

DARI DESA- Upaya Pemerintah Provinsi Lampung mendorong digitalisasi pendidikan di jenjang SMA dan SMK belum sepenuhnya merata. Dari total 1.043 SMA dan SMK negeri maupun swasta di Provinsi Lampung, baru 929 sekolah yang telah menerima fasilitas smartboard sebagai sarana pembelajaran digital, sementara 114 sekolah lainnya masih tertinggal dari arus transformasi teknologi pendidikan.

Distribusi Smartboard Belum Menjangkau Seluruh Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengungkapkan data tersebut saat menyampaikan laporan perkembangan program digitalisasi pendidikan. Ia menjelaskan bahwa pengadaan smartboard menjadi salah satu fokus utama Pemprov Lampung untuk meningkatkan mutu pembelajaran berbasis teknologi di sekolah menengah.

“Total SMA dan SMK negeri serta swasta di Lampung sebanyak 1.043 sekolah. Hingga saat ini, yang sudah menerima smartboard baru 929 sekolah,” ujar Thomas Amirico, Kamis, 8 Januari 2026.

BeritaTerkait

Ketika Regulasi Kalah oleh Kedekatan

Dua Jam Latihan, Penampilan Nadini Apriati Lampaui Ekspektasi Juri dan Penonton

Pembayaran Honor Guru SMA Swasta Siger Tuai Polemik di DPRD

Jalan Edeilweis, Puisi Perjalanan dan Kritik Pengetahuan

Dari jumlah tersebut, Thomas merinci sebanyak 530 sekolah merupakan SMA negeri dan swasta, sedangkan 399 lainnya adalah SMK negeri dan swasta. Artinya, masih terdapat 114 SMA dan SMK yang belum mendapatkan perangkat smartboard sebagai bagian dari program digitalisasi pendidikan.

Tantangan Pemerataan Digitalisasi Pendidikan

Thomas mengakui bahwa pemerataan digitalisasi pendidikan di Provinsi Lampung masih menghadapi sejumlah tantangan. Faktor geografis, kesiapan infrastruktur, hingga keterbatasan anggaran menjadi beberapa kendala yang memengaruhi distribusi smartboard ke seluruh sekolah.

Menurutnya, smartboard bukan sekadar perangkat elektronik, melainkan alat strategis untuk mendukung metode pembelajaran interaktif, meningkatkan partisipasi siswa di kelas, serta mendorong guru beradaptasi dengan teknologi pembelajaran modern.

“Smartboard ini kita harapkan bisa membantu guru menyampaikan materi secara lebih interaktif dan menarik, sehingga siswa juga lebih aktif dalam proses belajar,” kata Thomas.

 Sekolah Swasta dan Wilayah Tertentu Jadi Sorotan

Belum meratanya penerimaan smartboard juga memunculkan sorotan terhadap sekolah-sekolah swasta dan sekolah di wilayah tertentu yang dinilai masih tertinggal dalam akses teknologi pendidikan. Kondisi ini dinilai berpotensi menciptakan kesenjangan kualitas pembelajaran antara sekolah yang sudah terfasilitasi dan yang belum.

Pemerhati pendidikan menilai, digitalisasi pendidikan harus dilakukan secara adil dan menyeluruh agar seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pembelajaran berbasis teknologi. Tanpa pemerataan, tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan digital dikhawatirkan tidak tercapai secara optimal.

 Tidak Hanya Perangkat, Kesiapan Guru Jadi Kunci

Selain distribusi smartboard, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi faktor krusial. Thomas Amirico menegaskan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung tidak hanya fokus pada pengadaan perangkat, tetapi juga mendorong pelatihan guru agar mampu memanfaatkan smartboard secara maksimal.

“Kalau hanya alatnya ada tapi gurunya belum siap, tentu tidak akan maksimal. Karena itu, pelatihan guru juga menjadi bagian dari program digitalisasi pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap, ke depan seluruh SMA dan SMK di Provinsi Lampung dapat segera terfasilitasi smartboard, sehingga transformasi digital pendidikan berjalan merata dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran.

Source: ALFARIEZIE
Tags: digitalisasi pendidikan lampungDisdikbud Lampungpendidikan digitalsekolah tertinggal teknologisma smk lampungsmartboard sma smk
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dari Konflik Internal ke Evaluasi Sistemik, DPRD Awasi Puskesmas BLUD

Next Post

Dugaan Belanja Konsumtif Warnai Anggaran Pelatihan Disdikbud Bandar Lampung

Related Posts

Ketika Regulasi Kalah oleh Kedekatan
Pendidikan & Literasi

Ketika Regulasi Kalah oleh Kedekatan

January 26, 2026
Dua Jam Latihan, Penampilan Nadini Apriati Lampaui Ekspektasi Juri dan Penonton
Pendidikan & Literasi

Dua Jam Latihan, Penampilan Nadini Apriati Lampaui Ekspektasi Juri dan Penonton

January 20, 2026
Pembayaran Honor Guru SMA Swasta Siger Tuai Polemik di DPRD
Pendidikan & Literasi

Pembayaran Honor Guru SMA Swasta Siger Tuai Polemik di DPRD

January 15, 2026
Next Post
Dugaan Belanja Konsumtif Warnai Anggaran Pelatihan Disdikbud Bandar Lampung

Dugaan Belanja Konsumtif Warnai Anggaran Pelatihan Disdikbud Bandar Lampung

Hari Desa Trimulyo 2026: Dana Desa Menyusut, Warga Diminta Tetap Adaptif

Hari Desa Trimulyo 2026: Dana Desa Menyusut, Warga Diminta Tetap Adaptif

Aspirasi Warga Didengar, Pembangunan KDMP Trimulyo Tidak Ganggu Sekolah

Aspirasi Warga Didengar, Pembangunan KDMP Trimulyo Tidak Ganggu Sekolah

Ketika Bantuan Kesehatan Terhenti, Anak Down Syndrome Meninggal

Ketika Bantuan Kesehatan Terhenti, Anak Down Syndrome Meninggal

Data Klaim BPJS Belum Terbuka, DPRD Dorong Transparansi Kesehatan

Data Klaim BPJS Belum Terbuka, DPRD Dorong Transparansi Kesehatan

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved