• Redaksi
  • Tentang Kami
Monday, April 13, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Ombudsman Angkat Bicara, Anggaran SMA Siger Berpotensi Maladministrasi

Melda by Melda
January 27, 2026
Ombudsman Angkat Bicara, Anggaran SMA Siger Berpotensi Maladministrasi

DARI DESA- Isu pemerataan pendidikan di Kota Bandar Lampung kembali menjadi sorotan tajam. Klarifikasi Wali Kota Eva Dwiana terkait keberadaan SMA Swasta Siger justru memicu pertanyaan serius soal transparansi dan akuntabilitas anggaran. Alokasi dana sebesar Rp350 juta untuk sekolah tersebut dinilai berada di wilayah abu-abu dan berpotensi menyalahi prinsip tata kelola keuangan publik.

Sekretaris Jenderal Laskar Lampung Indonesia, Panji Nugraha AB, menyebut polemik SMA Siger tidak bisa disederhanakan sebagai upaya penyelamatan anak putus sekolah. Menurutnya, publik berhak mempertanyakan logika anggaran yang digunakan pemerintah daerah.

“Kita bicara angka. Sekolah dengan sekitar 100 siswa, gaji guru hanya Rp300 sampai Rp400 ribu per bulan, tapi anggarannya bisa tembus Rp350 juta. Sementara Dana BOS sekolah legal saja rata-rata sekitar Rp150 juta. Ini tidak masuk akal dan wajib diuji,” ujar Panji, Senin (26/1/2026).

BeritaTerkait

GEMA PUAN Tegaskan Pentingnya Evaluasi Sistem, Pemilu Ulang 2027 Diusulkan

Dugaan Skandal PT LEB Diuji di Sidang, Saksi Sebut Proses Sudah Sesuai Aturan

Delapan Media Diserang Siber, Pengelola Sebut Belum Sampai Lumpuh Total

Pererat Silaturahmi, Kantor Pertanahan Tanggamus Gelar Halal Bihalal

Pernyataan tersebut menempatkan anggaran SMA Siger dalam sorotan, terutama jika dibandingkan dengan sekolah negeri dan swasta yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

Anggaran SMA Siger Dinilai Janggal

Panji yang akrab disapa Panji Padang Ratu menilai kejanggalan semakin jelas karena SMA Siger diketahui belum terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Padahal, Dapodik merupakan syarat utama bagi satuan pendidikan untuk memperoleh pengakuan dan bantuan resmi dari negara.

“Sekolah yang belum masuk Dapodik tapi menerima anggaran lebih besar dari sekolah legal jelas bermasalah. Ini bukan sekadar administrasi, ini menyangkut keadilan anggaran,” tegasnya.

Ia menilai, bila kondisi tersebut dibiarkan, maka akan menciptakan preseden buruk dalam tata kelola pendidikan daerah serta mencederai rasa keadilan bagi sekolah lain yang taat aturan.

Dugaan Maladministrasi dan Potensi Korupsi

Sorotan terhadap SMA Siger sebelumnya juga disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung. Dalam pernyataan yang dimuat sejumlah media lokal, Ombudsman menilai penyelenggaraan SMA Siger mengarah pada praktik maladministrasi dan berpotensi koruptif.

Panji menyebut peringatan Ombudsman seharusnya menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung.

“Kalau Ombudsman sudah bicara maladministrasi, artinya ini bukan isu kecil. Pemerintah seharusnya menghentikan dulu, bukan malah membela,” ujarnya.

Relasi Keluarga Jadi Sumber Kecurigaan Publik

Persoalan SMA Siger kian sensitif karena adanya dugaan relasi keluarga dalam pengelolaan yayasan. Salah satu nama yang disebut sebagai pengurus atau pemilik yayasan adalah Eka Afriana, yang diketahui sebagai saudari kembar Wali Kota Eva Dwiana.

Menurut Panji, konflik kepentingan tidak boleh dibiarkan dalam pengelolaan anggaran publik.

“Kalau anggaran lebih besar dari Dana BOS, dikelola yayasan yang punya hubungan keluarga dengan kepala daerah, dan tidak transparan, wajar publik curiga. Ini berpotensi menjadi bancakan,” katanya.

Ia menegaskan, kecurigaan publik bukan tanpa dasar, melainkan lahir dari kombinasi antara besarnya anggaran, lemahnya legalitas, dan kedekatan relasi kekuasaan.

Ancaman Hukum dan Dampak bagi ASN serta Siswa

Selain soal anggaran, Panji juga mengingatkan adanya ancaman pidana dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional jika terjadi pelanggaran serius dalam penyelenggaraan pendidikan.

Ia mempertanyakan nasib aparatur sipil negara (ASN) yang mengajar di SMA Siger serta kepastian hukum bagi para siswa jika di kemudian hari sekolah tersebut dinyatakan bermasalah secara administratif maupun legal.

“Dalih kemanusiaan jangan sampai justru mengorbankan anak-anak dan menyeret ASN ke persoalan hukum. Pemerintah harus rasional dan taat aturan,” ujarnya.

Polemik SMA Siger kini tidak hanya soal pemerataan pendidikan, tetapi telah berkembang menjadi isu tata kelola anggaran, konflik kepentingan, dan kepatuhan terhadap hukum. Publik pun menunggu langkah tegas Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk membuka seluruh data secara transparan dan memastikan anggaran pendidikan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Anggaran PendidikanBandar LampungDana BOSEva DwianaMaladministrasiOmbudsman Lampungpendidikan swastaSMA SIGER
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dana APBD dan Legalitas SMA Siger, Pangdam Ladam Bunyi Alarm Bahaya

Next Post

Tangis Eva Dwiana dan Dugaan Konflik Kepentingan Anggaran Pendidikan

Related Posts

GEMA PUAN Tegaskan Pentingnya Evaluasi Sistem, Pemilu Ulang 2027 Diusulkan
Berita Desa

GEMA PUAN Tegaskan Pentingnya Evaluasi Sistem, Pemilu Ulang 2027 Diusulkan

April 12, 2026
Pertanyaan Dirut PT LEB Ungkap Realita BUMD dalam Bisnis Migas
Berita Desa

Dugaan Skandal PT LEB Diuji di Sidang, Saksi Sebut Proses Sudah Sesuai Aturan

April 12, 2026
Delapan Media Diserang Siber, Pengelola Sebut Belum Sampai Lumpuh Total
Berita Desa

Delapan Media Diserang Siber, Pengelola Sebut Belum Sampai Lumpuh Total

April 9, 2026
Next Post
Tangis Eva Dwiana dan Dugaan Konflik Kepentingan Anggaran Pendidikan

Tangis Eva Dwiana dan Dugaan Konflik Kepentingan Anggaran Pendidikan

SMA Siger di Bawah Sorotan Ombudsman, Legalitas Dipertanyakan Serius

SMA Siger di Bawah Sorotan Ombudsman, Legalitas Dipertanyakan Serius

Pangdam Bongkar Logika Anggaran SMA Siger, Tantang Eva Dwiana Terbuka

Pangdam Bongkar Logika Anggaran SMA Siger, Tantang Eva Dwiana Terbuka

Sekolah Abu-Abu, Anggaran Merah Menyala? DPRD Angkat Suara

Sekolah Abu-Abu, Anggaran Merah Menyala? DPRD Angkat Suara

Bukan Soal Menangis, Ini Soal Akuntabilitas Anggaran Pendidikan

Bukan Soal Menangis, Ini Soal Akuntabilitas Anggaran Pendidikan

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved