• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, March 11, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Infrastruktur Tertinggal, Dana Hibah Kejati Lampung Jadi Polemik Kota

Melda by Melda
February 26, 2026
Infrastruktur Tertinggal, Dana Hibah Kejati Lampung Jadi Polemik Kota

DARI DESA- Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana disindir publik dan Panglima Laskar Muda Lampung, Misrul, terkait kondisi jalan rusak yang terbengkalai, sementara anggaran hibah dialirkan ke proyek lain.

Boomerang Politik dan Infrastruktur Kota Bandar Lampung

Dua tahun berlalu, lubang jalan di sejumlah wilayah Bandar Lampung masih mengancam keselamatan pengendara, menjadi sorotan tajam publik dan pengamat.

Kritik terhadap wali kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, kembali mencuat menyusul kondisi jalanan di Kota Bandar Lampung yang rusak parah. Sindiran ini mengacu pada debat Pilkada 2024, ketika Eva menyarankan paslon Reihana untuk lebih sering “jalan-jalan” ke Bandar Lampung. Kini, boomerang itu justru kembali mengenai kepemimpinan Eva.

BeritaTerkait

Keamanan Terdakwa Jadi Isu dalam Sidang Dugaan Korupsi SPAM Pesawaran

Dua Saksi Hadir di Sidang PT LEB, Fahrizal Darminto Berhalangan Datang

Hubungan Pemkot Bandar Lampung dan Pemprov Lampung Disorot Pasca Banjir

Polda Lampung Libatkan Ahli Kemendikbud, Penyelidikan SMA Siger Terus Bergulir

Tim liputan menemukan lubang jalan cukup luas dan dalam di wilayah Tanjungkarang Barat, Jl. Pulau Damar, Way Dadi, dan Sukarame, Rabu, 25 Februari 2026. Pedagang setempat mengungkap kondisi ini telah bertahan lebih dari dua tahun.

“Kalau lubang itu (di depan tempat dagang) sudah dua tahunan-lah begitu-begitu saja,” ujar seorang pedagang es kelapa muda.

Ironisnya, di saat perbaikan infrastruktur terpinggirkan dengan dalih efisiensi anggaran, Pemkot Bandar Lampung justru menyalurkan dana hibah untuk wisata rohani dan pembangunan gedung Kejati Lampung, termasuk dana sebesar Rp5,9 miliar dari total Rp60 miliar yang terindikasi belum melalui ketetapan BPK.

Panglima Laskar Muda Lampung, Misrul, menyindir Eva Dwiana:

“Sepertinya Wali Kota Bandar Lampung harus sering jalan-jalan, supaya paham mana prioritas mana yang untuk rakyat.”

Dugaan sementara, aliran dana ke Kejati Lampung dilakukan agar pembangunan proyek tidak mangkrak. Namun, prioritas ini menimbulkan pertanyaan: mengapa keselamatan warga dan kenyamanan lalu lintas tidak menjadi fokus utama?

Redaksi telah memberi hak jawab kepada Plt Kepala BKAD Desti Mega Putri dan Kasipenkum Kejati Lampung Ricky, tetapi tidak ada klarifikasi yang diberikan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: boomerang politikdana hibah KejatiEva Dwianainfrastruktur rusakjalan rusak Bandar Lampungkritik publikMisrulPemkot Bandar Lampung
ShareTweetSendShare
Previous Post

Polemik Anggaran Kesehatan Daerah Picu Desakan Audit Menyeluruh

Next Post

Bangunan Strategis Diduga untuk SMA Siger, Fakta Masih Ditunggu

Related Posts

Keamanan Terdakwa Jadi Isu dalam Sidang Dugaan Korupsi SPAM Pesawaran
Berita Desa

Keamanan Terdakwa Jadi Isu dalam Sidang Dugaan Korupsi SPAM Pesawaran

March 10, 2026
Dua Saksi Hadir di Sidang PT LEB, Fahrizal Darminto Berhalangan Datang
Berita Desa

Dua Saksi Hadir di Sidang PT LEB, Fahrizal Darminto Berhalangan Datang

March 10, 2026
Hubungan Pemkot Bandar Lampung dan Pemprov Lampung Disorot Pasca Banjir
Berita Desa

Hubungan Pemkot Bandar Lampung dan Pemprov Lampung Disorot Pasca Banjir

March 10, 2026
Next Post
Bangunan Strategis Diduga untuk SMA Siger, Fakta Masih Ditunggu

Bangunan Strategis Diduga untuk SMA Siger, Fakta Masih Ditunggu

Sidang PT LEB: Transparansi Pembuktian Jadi Tuntutan Kuasa Hukum

Sidang PT LEB: Transparansi Pembuktian Jadi Tuntutan Kuasa Hukum

PT LEB di Meja Hijau, Perkara Masuk Fase Krusial Pembuktian

PT LEB di Meja Hijau, Perkara Masuk Fase Krusial Pembuktian

Program Koperasi Rakyat di Kota Besar Lampung Hadapi Kendala Lahan

Program Koperasi Rakyat di Kota Besar Lampung Hadapi Kendala Lahan

Pemeriksaan Pihak Terkait Dinilai Kunci Pembuktian Perkara

Pemeriksaan Pihak Terkait Dinilai Kunci Pembuktian Perkara

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved