• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, June 11, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Pemerhati Lingkungan Ingatkan Risiko Konflik Berkepanjangan di Pesisir Lampung

Melda by Melda
May 29, 2026
Pemerhati Lingkungan Ingatkan Risiko Konflik Berkepanjangan di Pesisir Lampung

DARI DESA-  Konflik antara nelayan dan masyarakat pesisir dengan pihak Resort Marriot di Lampung kembali menjadi sorotan publik. Pemerhati lingkungan Provinsi Lampung, Edy Karizal, mendesak Pemerintah Provinsi Lampung segera turun tangan memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut.

Edy menilai pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat berjuang sendiri dalam menghadapi dugaan penutupan akses ruang laut dan pantai yang terjadi di kawasan tersebut.

“Pemerintah Provinsi Lampung seharusnya memfasilitasi konflik ini dan memastikan aturan pengelolaan wilayah pesisir dijalankan dengan baik,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

BeritaTerkait

Sofian Sitepu Soroti Hak Karyawan dalam Kasus Dugaan Tipikor PT LEB

Pakta Integritas Jadi Benteng Terakhir, Tanggamus Cegah Manipulasi dan Titipan dalam SPMB

Sidang PT LEB Memanas, Kuasa Hukum Budi Kurniawan Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kesaksian

Perkara Korupsi PT LEB Memasuki Fase Krusial, Jaksa Ajukan Tuntutan Penjara hingga 10 Tahun

Menurutnya, penyelesaian konflik harus dilakukan secara terbuka dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, agar tidak menimbulkan ketegangan berkepanjangan di tengah masyarakat pesisir.

Edy juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap investasi di kawasan pesisir yang dinilai berpotensi memicu konflik kepentingan antara masyarakat dan pelaku usaha.

Ia mengingatkan bahwa jika konflik ini tidak segera diselesaikan, publik bisa menilai pemerintah daerah berpihak kepada korporasi.

“Kalau dibiarkan berlarut, persepsi publik bisa berkembang bahwa pemerintah tidak netral,” katanya.

Dalam pernyataannya, Edy juga menyinggung kedekatan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dengan pihak Resort Marriot yang menjadi perhatian sebagian kalangan.

Ia menyebut kehadiran gubernur dalam beberapa kegiatan perusahaan tersebut memunculkan persepsi tertentu di ruang publik, meski menurutnya hal itu tetap harus dilihat secara objektif.

Meski demikian, Edy menilai kehadiran pemerintah seharusnya dapat menjadi momentum untuk menegaskan aturan investasi, termasuk kewajiban menjaga akses masyarakat terhadap ruang pesisir.

Ia pun meminta Gubernur Lampung segera memfasilitasi dialog antara masyarakat dan pihak Resort Marriot agar konflik tidak semakin meluas.

“Pemerintah provinsi perlu mempertemukan kedua pihak untuk mencari solusi yang adil,” ujarnya.

Edy berharap penyelesaian konflik dapat dilakukan secara terbuka dengan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat pesisir dan iklim investasi di Provinsi Lampung.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Gubernur LampungKonflik NelayanLingkungan LampungNelayan LampungPemprov LampungPesisir LampungRahmat Mirzani DjausalResort Marriot
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dunia Pendidikan Bandar Lampung Heboh Isu Motor Inventaris untuk Kepala Sekolah

Next Post

Sorotan Publik Mengarah ke BPK Setelah Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih WTP

Related Posts

Sofian Sitepu Soroti Hak Karyawan dalam Kasus Dugaan Tipikor PT LEB
Berita Desa

Sofian Sitepu Soroti Hak Karyawan dalam Kasus Dugaan Tipikor PT LEB

June 11, 2026
Pakta Integritas Jadi Benteng Terakhir, Tanggamus Cegah Manipulasi dan Titipan dalam SPMB
Berita Desa

Pakta Integritas Jadi Benteng Terakhir, Tanggamus Cegah Manipulasi dan Titipan dalam SPMB

June 10, 2026
Sidang PT LEB Memanas, Kuasa Hukum Budi Kurniawan Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kesaksian
Berita Desa

Sidang PT LEB Memanas, Kuasa Hukum Budi Kurniawan Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kesaksian

June 10, 2026
Next Post
Sorotan Publik Mengarah ke BPK Setelah Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih WTP

Sorotan Publik Mengarah ke BPK Setelah Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih WTP

Pendidikan atau Insentif? Kebijakan Anggaran Pemkot Bandar Lampung Jadi Perhatian Publik

Pendidikan atau Insentif? Kebijakan Anggaran Pemkot Bandar Lampung Jadi Perhatian Publik

WTP Pemkot Bandar Lampung dan Polemik SMA Siger Kembali Jadi Perbincangan Publik

WTP Pemkot Bandar Lampung dan Polemik SMA Siger Kembali Jadi Perbincangan Publik

Jimly Asshiddiqie Pernah Soroti Konflik Kepentingan, Kini DPRD Kembali Bahas SMA Siger

Jimly Asshiddiqie Pernah Soroti Konflik Kepentingan, Kini DPRD Kembali Bahas SMA Siger

Komisi IV DPRD Soroti BOSDA yang Belum Cair di Tengah Rencana Program Baru Pemkot

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved