• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, February 3, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Pendidikan & Literasi

Dua Jam Latihan, Penampilan Nadini Apriati Lampaui Ekspektasi Juri dan Penonton

Melda by Melda
January 20, 2026
Dua Jam Latihan, Penampilan Nadini Apriati Lampaui Ekspektasi Juri dan Penonton

DARI DESA- Panggung Malahayati Yearfest mendadak sunyi. Seluruh pasang mata tertuju pada seorang siswi SMK yang berdiri dengan percaya diri, membacakan puisi Tanah Air Mata karya Sutardji Calzoum Bachri. Hanya dengan latihan dua hari, Nadini Apriati, siswi SMK Samudera, sukses menghentak panggung Lomba Baca Puisi dan meninggalkan kesan mendalam bagi penonton, Selasa, 20 Januari 2026.

Debut yang Langsung Mengguncang

Tak banyak yang menduga, penampilan Nadini menjadi salah satu yang paling dibicarakan sepanjang lomba. Artikulasi yang tegas, penguasaan vokal yang matang, serta gestur tubuh yang terkontrol membuat pembacaan puisinya terasa hidup. Suasana ruang lomba berubah khidmat, bahkan beberapa penonton mengaku merinding menyimak tiap bait yang ia lantunkan.

Yang membuat momen ini semakin istimewa, Nadini tampil sebagai peserta pemula. Ia belum pernah mengikuti lomba baca puisi sebelumnya dan baru pertama kali membawakan karya penyair besar sekelas Sutardji Calzoum Bachri, yang dikenal sebagai Presiden Penyair Indonesia.

BeritaTerkait

Ketika Regulasi Kalah oleh Kedekatan

Smartboard Baru Dinikmati 929 Sekolah, Kesenjangan Digital Pendidikan Lampung Terbuka

Pembayaran Honor Guru SMA Swasta Siger Tuai Polemik di DPRD

Jalan Edeilweis, Puisi Perjalanan dan Kritik Pengetahuan

“Saya benar-benar baru pertama kali ikut lomba baca puisi,” ujar Nadini usai tampil.
“Latihannya cuma dua hari sejak saya daftar hari Minggu. Tapi saya bersyukur sekali karena dapat dukungan dari teman-teman, guru, dan ketua yayasan. Ini pengalaman yang luar biasa buat saya.”

Dukungan Teman Jadi Energi di Panggung

Keberanian Nadini tak lepas dari dukungan orang-orang di sekitarnya. Sejumlah teman sekelas hadir langsung memberi semangat. Salma Alika, salah satu rekan Nadini, mengaku bangga melihat penampilan sahabatnya.

“Aku support banget Nadini. Semoga dia terus mengembangkan bakatnya. Penampilannya bisa jadi motivasi buat teman-teman lain di SMK Samudera,” kata Salma.

Hal serupa disampaikan Bulan, teman sekelas Nadini lainnya. Menurutnya, performa Nadini jauh dari kesan pemula.
“Enggak kelihatan kayak baru pertama ikut lomba. Penampilannya matang dan penuh penghayatan. Semangat terus, Nadin,” ujarnya.

Pendampingan Singkat, Hasil Maksimal

Pendamping Nadini, Muhammad Alfariezie, penyair muda asal Bandar Lampung, mengaku terkejut dengan hasil yang ditampilkan siswinya. Ia menyebut waktu latihan yang tersedia sangat terbatas.

“Kami hanya latihan sekitar dua jam. Tapi di atas panggung, Nadini bisa menghadirkan ketegasan sekaligus keharuan. Itu menunjukkan kesungguhan dan kepekaan rasa,” ujar Alfariezie.

Menurutnya, sejak awal tidak ada target juara. Fokus utama adalah memberi ruang belajar dan keberanian tampil.
“Keberanian naik panggung saja sudah menjadi kemenangan. Soal juara, itu urusan juri. Yang penting Nadini berani mencoba dan menampilkan yang terbaik,” katanya.

Makna Lebih dari Sekadar Lomba

Bagi Nadini, lomba baca puisi di Malahayati Yearfest bukan sekadar ajang kompetisi. Ia memaknainya sebagai langkah awal untuk mengenal diri dan potensi yang selama ini tersembunyi. Seperti nama sekolahnya, Samudera, pengalaman ini terasa luas dan penuh kemungkinan.

Penampilan Nadini menjadi pengingat bahwa bakat bisa muncul dari mana saja, bahkan dari latihan singkat dan keberanian mencoba. Dalam dunia seni, seperti juga dalam kehidupan, langkah pertama sering kali menjadi penentu arah perjalanan selanjutnya.***

 

Source: ALFARIEZIE
Tags: bakat muda Lampunglomba baca puisiMalahayati Yearfestpelajar berprestasipuisi SutardjiSMK Samudera
ShareTweetSendShare
Previous Post

Antara Blusukan dan Kebijakan, Publik Soroti Kepemimpinan Eva Dwiana

Next Post

Plt Bupati Lampung Tengah Naik Supra X, Publik Soroti Gaya Hidup Merakyat

Related Posts

Ketika Regulasi Kalah oleh Kedekatan
Pendidikan & Literasi

Ketika Regulasi Kalah oleh Kedekatan

January 26, 2026
Smartboard Baru Dinikmati 929 Sekolah, Kesenjangan Digital Pendidikan Lampung Terbuka
Pendidikan & Literasi

Smartboard Baru Dinikmati 929 Sekolah, Kesenjangan Digital Pendidikan Lampung Terbuka

January 15, 2026
Pembayaran Honor Guru SMA Swasta Siger Tuai Polemik di DPRD
Pendidikan & Literasi

Pembayaran Honor Guru SMA Swasta Siger Tuai Polemik di DPRD

January 15, 2026
Next Post
Plt Bupati Lampung Tengah Naik Supra X, Publik Soroti Gaya Hidup Merakyat

Plt Bupati Lampung Tengah Naik Supra X, Publik Soroti Gaya Hidup Merakyat

Polemik Pembongkaran Las Karbit, Pemkot Bandar Lampung Didesak Transparan

Polemik Pembongkaran Las Karbit, Pemkot Bandar Lampung Didesak Transparan

Lampung Tengah Terang Diuji Konsistensi Kepemimpinan I Komang Koheri

Lampung Tengah Terang Diuji Konsistensi Kepemimpinan I Komang Koheri

Konflik Segala Mider Mengemuka, DPRD Soroti Peran Dinas Kesehatan

Konflik Segala Mider Mengemuka, DPRD Soroti Peran Dinas Kesehatan

Lampung Tengah Terang: Mulai dari Kesadaran, Bukan Seremoni

Lampung Tengah Terang: Mulai dari Kesadaran, Bukan Seremoni

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved