• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, April 29, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Banjir Bandar Lampung Berulang, Kebijakan Infrastruktur Pemkot Jadi Sorotan

Melda by Melda
March 9, 2026
Banjir Bandar Lampung Berulang, Kebijakan Infrastruktur Pemkot Jadi Sorotan

DARI DESA- Sikap Eva Dwiana kembali menjadi sorotan publik setelah banjir di Bandar Lampung pada 6–7 Maret 2026 menelan tiga korban jiwa serta merusak rumah dan harta benda warga. Dalam situasi tersebut, Wali Kota Bandar Lampung itu dinilai lebih memilih menyalahkan pihak lain dibanding memberikan penjelasan atau permintaan maaf kepada masyarakat.

Banjir Bandar Lampung yang terjadi dalam dua hari tersebut merendam sejumlah wilayah dan memicu kritik terhadap penanganan bencana oleh pemerintah kota.

Sejumlah pihak menilai sikap Eva Dwiana dalam merespons krisis, termasuk bantuan bagi korban banjir Bandar Lampung, masih memunculkan polemik di tengah masyarakat.

BeritaTerkait

Rp1,5 M per Sekolah, Pengadaan Disdik Lampung Tuai Kontroversi

“Hantam Goblok yang Kejam”, Ketika Sastra Menjadi Senjata Kritik

Riana Sari Minta Semua Pihak Terlibat PT LEB Diusut Tuntas

Kejati Lampung Tahan Arinal, Fakta Persidangan Kian Terbuka

Pernyataan Eva Dwiana Soal Penanganan Sungai

Dalam sebuah unggahan di media sosial pada malam terjadinya banjir Bandar Lampung, Eva Dwiana menyebut bahwa pengelolaan sungai dan aliran air merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung.

“Balai enggak bisa diam, sungai, kali kan tugasnya balai. Kalau kita berembuk insyaallah kelar, kelar ini, kalau perlu kita patungan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memicu kritik karena dinilai menunjukkan kecenderungan menyalahkan pihak lain di tengah situasi darurat yang dihadapi masyarakat.

Bantuan Korban Banjir Bandar Lampung Diperdebatkan

Selain pernyataan tersebut, bantuan bagi korban banjir Bandar Lampung juga menjadi sorotan. Berdasarkan informasi yang beredar, bantuan yang diberikan kepada warga terdampak berupa uang Rp1 juta dan beras 10 kilogram per kepala keluarga.

Beberapa pihak mempertanyakan besaran bantuan tersebut karena Pemkot Bandar Lampung disebut memiliki anggaran belanja tak terduga sekitar Rp6 miliar.

Jika dihitung secara sederhana, sebagian pengamat menilai bantuan korban banjir Bandar Lampung berpotensi bisa lebih besar, terutama untuk membantu warga yang kehilangan harta benda akibat bencana.

Sorotan pada Kebijakan Anggaran Daerah

Di tengah kritik terhadap bantuan korban banjir Bandar Lampung, muncul pula sorotan terhadap sejumlah kebijakan anggaran pemerintah kota sebelumnya.

Salah satunya adalah hibah sekitar Rp60 miliar kepada Kejaksaan Tinggi Lampung yang dinilai sebagian pihak bisa dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur kota, seperti drainase dan pengendalian banjir.

Persoalan drainase disebut menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap banjir Bandar Lampung yang terjadi berulang setiap tahun.

Polemik Lama: Kasus SMA Siger

Sorotan terhadap sikap Eva Dwiana juga pernah muncul dalam polemik pendirian SMA Siger. Saat itu, izin operasional sekolah swasta tersebut tidak diberikan oleh pemerintah provinsi karena dinilai belum memenuhi ketentuan regulasi pendidikan.

Namun, dalam pernyataannya kepada media, Eva Dwiana sempat mempertanyakan kebijakan pemerintah provinsi terkait solusi bagi siswa yang terancam putus sekolah.

Padahal, pemerintah provinsi telah menjalankan sejumlah program pendidikan seperti sekolah terbuka serta pembebasan uang komite bagi siswa SMA dan SMK negeri.

Banjir Berulang di Bandar Lampung

Banjir Bandar Lampung bukan pertama kali terjadi. Pada 2025, bencana serupa juga menelan dua korban jiwa. Setahun kemudian, banjir kembali terjadi dan menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai langkah konkret pemerintah kota dalam mengatasi banjir yang terus berulang.

Sejumlah pengamat menilai upaya perbaikan drainase, pengelolaan sungai, serta koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting untuk mencegah banjir Bandar Lampung kembali terjadi di masa mendatang.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Banjir Bandar Lampungbanjir Lampungbantuan korban banjir Bandar Lampungdrainase Bandar LampungEva Dwianakorban banjir 2026polemik SMA Sigersikap Eva Dwiana
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bantuan Korban Banjir Bandar Lampung Disorot, Dinilai Tidak Sebanding dengan Anggaran

Next Post

Bantuan Korban Banjir Bandar Lampung Dinilai Tak Seimbang dengan Potensi Anggaran

Related Posts

Rp1,5 M per Sekolah, Pengadaan Disdik Lampung Tuai Kontroversi
Berita Desa

Rp1,5 M per Sekolah, Pengadaan Disdik Lampung Tuai Kontroversi

April 29, 2026
“Hantam Goblok yang Kejam”, Ketika Sastra Menjadi Senjata Kritik
Berita Desa

“Hantam Goblok yang Kejam”, Ketika Sastra Menjadi Senjata Kritik

April 29, 2026
Riana Sari Minta Semua Pihak Terlibat PT LEB Diusut Tuntas
Berita Desa

Riana Sari Minta Semua Pihak Terlibat PT LEB Diusut Tuntas

April 29, 2026
Next Post
Bantuan Korban Banjir Bandar Lampung Dinilai Tak Seimbang dengan Potensi Anggaran

Bantuan Korban Banjir Bandar Lampung Dinilai Tak Seimbang dengan Potensi Anggaran

Polda Lampung Libatkan Ahli Kemendikbud, Penyelidikan SMA Siger Terus Bergulir

Polda Lampung Libatkan Ahli Kemendikbud, Penyelidikan SMA Siger Terus Bergulir

Hubungan Pemkot Bandar Lampung dan Pemprov Lampung Disorot Pasca Banjir

Hubungan Pemkot Bandar Lampung dan Pemprov Lampung Disorot Pasca Banjir

Dua Saksi Hadir di Sidang PT LEB, Fahrizal Darminto Berhalangan Datang

Dua Saksi Hadir di Sidang PT LEB, Fahrizal Darminto Berhalangan Datang

Keamanan Terdakwa Jadi Isu dalam Sidang Dugaan Korupsi SPAM Pesawaran

Keamanan Terdakwa Jadi Isu dalam Sidang Dugaan Korupsi SPAM Pesawaran

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved