• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, June 11, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Pendidikan & Literasi

Kasi Disdikbud Lamsel Disebut Ancam Sekolah Tak Dapat Revitalisasi Tahun Depan

Melda by Melda
May 26, 2026
Kasi Disdikbud Lamsel Disebut Ancam Sekolah Tak Dapat Revitalisasi Tahun Depan

DARI DESA- Dugaan praktik setoran proyek revitalisasi sekolah kembali mencuat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Selatan. Salah satu Kepala Seksi (Kasi) Bidang Sarana dan Prasarana berinisial A dituding memaksa sejumlah sekolah melakukan pengadaan barang tertentu dalam proyek revitalisasi sekolah.

Informasi tersebut diterima redaksi pada Senin, 25 Mei 2026, dari seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Dalam keterangannya, sumber menyebut terdapat dugaan pengarahan pengadaan sejumlah item seperti baja ringan, atap, meubelair, PVC atau plafon, hingga rangka kusen aluminium dengan nilai total disebut mencapai Rp3 miliar.

Menurut sumber tersebut, sekolah yang tidak mengikuti arahan diduga terancam tidak akan mendapatkan rekomendasi revitalisasi pada tahun berikutnya.

BeritaTerkait

Polemik Keuangan Daerah: Dari Hibah hingga WTP Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger Jadi Sorotan, Publik Desak Kepatuhan Aturan Pendidikan Ditegakkan

Abdullah Sani Laporkan Polemik SMA Siger, Desak Penegakan Hukum dan Perlindungan Siswa

Kasus SMA Siger Naik Babak Baru, Peringatan DPRD Tahun 2025 Jadi Perbincangan

“Baja ringan dan plafon revitalisasi diambil dinas, Kasi SMP yang ngambil dan ngancam enggak dapat lagi tahun berikutnya. Barangnya meubelair, baja atau atap, PVC atau plafon sama rangka kusen aluminium,” ungkap sumber tersebut.

“Nilai total sampai Rp3 miliar, diminta sama Kasi. Sekolah dipaksa,” sambungnya.

Menanggapi tudingan itu, Kasi Bidang Sarpras Disdikbud Lampung Selatan membantah keras adanya tekanan maupun pemaksaan terhadap pihak sekolah.

Ia mengakui sempat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) resmi Kemendikdasmen yang berlangsung di Holiday Inn Lampung pada 18 Mei 2026 dan diikuti puluhan SMP. Namun menurutnya, kehadirannya semata untuk memberikan penjelasan teknis terkait pelaksanaan revitalisasi sekolah.

“Saya enggak tahu bapak berbicara seperti itu. Kalau mau percaya, konfirmasi saja sendiri ke sekolah. Saya ini hanya menjalankan tugas sebagai Kasi saat Bimtek,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Ia juga menegaskan tidak mungkin melakukan tindakan seperti yang dituduhkan.

“Bahkan dengar bahasa itu saya ingin ketawa. Saya sebagai Kasi, masa mungkin seperti itu?” katanya.

Pihaknya pun mempersilakan media melakukan konfirmasi langsung kepada sekolah-sekolah guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Di tengah simpang siur informasi itu, penggiat kebijakan publik Abdullah Sani turut angkat bicara. Ia menilai dugaan praktik semacam ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena sektor pendidikan merupakan salah satu penerima anggaran terbesar dari APBD maupun APBN.

“Ternyata masih ada saja masalah atau dugaan seperti ini, pihak dinas mengorganisir sekolah agar terlibat dalam pemanfaatan itu demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” ujar Abdullah Sani.

Ia meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Selatan hingga Bupati turun tangan melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan revitalisasi sekolah.

“Kadis tidak bisa diam terhadap isu seperti ini. Dengan isu yang terus berulang, bukan tidak mungkin dugaan itu justru memang terjadi namun masih tertutupi,” tegasnya.

Menurut Abdullah Sani, jika dugaan setoran proyek benar terjadi, maka hal itu berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya terkait penyalahgunaan kewenangan, gratifikasi, dan pemerasan dalam jabatan.

Ia juga menyinggung dugaan serupa yang sebelumnya pernah mencuat di Disdikbud Lampung Selatan. Pada Januari 2026 lalu, Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) bersama Ruang News Indonesia sempat mendatangi kantor dinas setempat untuk meminta penjelasan terkait dugaan setoran proyek revitalisasi dan rehabilitasi sekolah yang disebut mencapai sekitar 10 persen dari nilai anggaran.

Namun saat itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Drs. Muhamad Darmawan, MM., disebut sedang berada di luar kota dan pejabat teknis lainnya tidak berada di tempat.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Abdullah SaniAPBD Lampung SelatanBimtek KemendikdasmenDinas PendidikanDisdikbud Lampung SelatanDugaan GratifikasiDugaan KorupsiKasus Pendidikanlampung selatanPengadaan SekolahProyek RevitalisasiRevitalisasi SekolahSetoran ProyekTransparansi Anggaran
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dari Hero to Zero? Purbaya Sadhewa Jadi Sorotan di Tengah Krisis Rupiah

Next Post

Majalah Pendidikan Narasi Hadir di SMAN 1 Bandar Lampung, Siswa Langsung Antusias

Related Posts

Polemik Keuangan Daerah: Dari Hibah hingga WTP Pemkot Bandar Lampung
Pendidikan & Literasi

Polemik Keuangan Daerah: Dari Hibah hingga WTP Pemkot Bandar Lampung

June 10, 2026
SMA Siger Jadi Sorotan, Publik Desak Kepatuhan Aturan Pendidikan Ditegakkan
Pendidikan & Literasi

SMA Siger Jadi Sorotan, Publik Desak Kepatuhan Aturan Pendidikan Ditegakkan

June 10, 2026
Abdullah Sani Laporkan Polemik SMA Siger, Desak Penegakan Hukum dan Perlindungan Siswa
Pendidikan & Literasi

Abdullah Sani Laporkan Polemik SMA Siger, Desak Penegakan Hukum dan Perlindungan Siswa

June 10, 2026
Next Post
Majalah Pendidikan Narasi Hadir di SMAN 1 Bandar Lampung, Siswa Langsung Antusias

Majalah Pendidikan Narasi Hadir di SMAN 1 Bandar Lampung, Siswa Langsung Antusias

Rapat Eva Dwiana dengan Kepsek Picu Spekulasi soal Penggunaan Dana BOS

Rapat Eva Dwiana dengan Kepsek Picu Spekulasi soal Penggunaan Dana BOS

Dunia Pendidikan Bandar Lampung Heboh Isu Motor Inventaris untuk Kepala Sekolah

Dunia Pendidikan Bandar Lampung Heboh Isu Motor Inventaris untuk Kepala Sekolah

Pemerhati Lingkungan Ingatkan Risiko Konflik Berkepanjangan di Pesisir Lampung

Pemerhati Lingkungan Ingatkan Risiko Konflik Berkepanjangan di Pesisir Lampung

Sorotan Publik Mengarah ke BPK Setelah Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih WTP

Sorotan Publik Mengarah ke BPK Setelah Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih WTP

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved