• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, March 11, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Murid SMA Siger Bersuara, Fasilitas Sekolah Dinilai Tak Layak

Melda by Melda
February 10, 2026
Murid SMA Siger Bersuara, Fasilitas Sekolah Dinilai Tak Layak

DARI DESA-  Pengakuan peserta didik SMA Swasta Siger mengungkap kondisi pembelajaran yang dinilai jauh dari standar pendidikan menengah. Minimnya fasilitas dan layanan sekolah itu menimbulkan pertanyaan serius, terutama setelah yayasan pengelola disebut telah menerima dana hibah dari APBD.

Ekskul Tak Pernah Jalan, Raport Digital Tanpa Arsip Fisik

Seorang murid SMA Siger mengaku selama bersekolah tidak pernah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Padahal, kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari pembentukan karakter dan pengembangan minat siswa.

“Enggak pernah ada ekskul. Waktu itu sempat mau ada, tapi enggak jadi,” ujar siswa tersebut, Senin (9/2/2026).

BeritaTerkait

Keamanan Terdakwa Jadi Isu dalam Sidang Dugaan Korupsi SPAM Pesawaran

Dua Saksi Hadir di Sidang PT LEB, Fahrizal Darminto Berhalangan Datang

Hubungan Pemkot Bandar Lampung dan Pemprov Lampung Disorot Pasca Banjir

Polda Lampung Libatkan Ahli Kemendikbud, Penyelidikan SMA Siger Terus Bergulir

Selain itu, sistem pembagian rapor juga dinilai tidak lazim. Rapor tidak diberikan dalam bentuk cetak, melainkan hanya berupa file digital yang dibagikan melalui ponsel.

“Rapornya online lewat HP. Sekarang sudah kehapus karena HP saya sempat di-reset,” katanya.

Tak Pernah Belajar Komputer, Seragam Harus Beli Sendiri

Pengakuan lain yang mencengangkan, siswa menyebut tidak pernah mendapat pelajaran komputer selama bersekolah di SMA Siger.

“Kalau belajar komputer enggak pernah. Belajarnya ya pelajaran biasa saja,” ungkapnya.

Masalah fasilitas juga terjadi pada pemenuhan seragam sekolah. Para siswa mengaku tidak mendapat seragam batik maupun seragam olahraga dari pihak sekolah atau yayasan.

“Batik sama olahraga enggak ada. Pakainya yang waktu SMP. Seragam putih abu-abu beli sendiri,” kata seorang siswi saat jam pulang sekolah pukul 16.30 WIB.

Pengakuan tersebut dibenarkan oleh orang tua siswa yang menunggu anaknya di sekolah.

“Kalau seragam memang beli sendiri. Batik sama baju olahraga belum ada,” ujar salah satu orang tua.

Dana Hibah APBD Dipertanyakan, Klaim Yayasan Tak Sejalan Fakta Lapangan

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait penggunaan dana hibah APBD yang diterima Yayasan Siger Prakarsa Bunda. Berdasarkan pemberitaan tribunlampung.co.id pada 24 Januari 2026, Ketua Yayasan Siger Prakarsa Bunda, Khaidarmansyah, mengakui telah menerima dana hibah dari Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam pemberitaan tersebut, dana hibah disebut digunakan untuk operasional pendidikan, termasuk alat tulis kantor, buku pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, pencetakan rapor, serta gaji kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.

Namun, pengakuan para murid justru menunjukkan fakta berbeda: tidak ada ekstrakurikuler, tidak ada rapor cetak, tidak ada pembelajaran komputer, dan pemenuhan seragam dibebankan kepada siswa.

Yayasan Belum Beri Klarifikasi

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Yayasan Siger Prakarsa Bunda. Redaksi telah berupaya menghubungi Sekretaris Yayasan, Satria Utama, namun belum mendapat tanggapan.

Redaksi membuka ruang hak jawab bagi pihak yayasan maupun instansi terkait untuk memberikan klarifikasi atas informasi yang disampaikan dalam pemberitaan ini.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Dana Hibah APBDDisdikbud LampungHak SiswaKualitas Pendidikanpendidikan Lampungsekolah swastaSMA SIGERYayasan Siger Prakarsa Bunda
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kasus PI 10% Migas Lampung: Rapat Kafe hingga BUMD Baru Jadi Bukti Dakwaan

Next Post

Janji Besar APBD, Realita Kecil di SMA Siger

Related Posts

Keamanan Terdakwa Jadi Isu dalam Sidang Dugaan Korupsi SPAM Pesawaran
Berita Desa

Keamanan Terdakwa Jadi Isu dalam Sidang Dugaan Korupsi SPAM Pesawaran

March 10, 2026
Dua Saksi Hadir di Sidang PT LEB, Fahrizal Darminto Berhalangan Datang
Berita Desa

Dua Saksi Hadir di Sidang PT LEB, Fahrizal Darminto Berhalangan Datang

March 10, 2026
Hubungan Pemkot Bandar Lampung dan Pemprov Lampung Disorot Pasca Banjir
Berita Desa

Hubungan Pemkot Bandar Lampung dan Pemprov Lampung Disorot Pasca Banjir

March 10, 2026
Next Post
Janji Besar APBD, Realita Kecil di SMA Siger

Janji Besar APBD, Realita Kecil di SMA Siger

Relokasi Mandek, Murid SMA Siger Terjepit Masalah NISN dan Legalitas Sekolah

Relokasi Mandek, Murid SMA Siger Terjepit Masalah NISN dan Legalitas Sekolah

Publik Bertanya: Apakah Arinal Djunaidi Akan Jadi Tersangka Kasus PI 10 Persen?

Publik Bertanya: Apakah Arinal Djunaidi Akan Jadi Tersangka Kasus PI 10 Persen?

Biaya Pelatihan dan Simulasi TKA Dibebankan ke Sekolah, Transparansi Dipertanyakan

Biaya Pelatihan dan Simulasi TKA Dibebankan ke Sekolah, Transparansi Dipertanyakan

Peringati Milad ke-79, HMI Kotabumi Fokus Cetak Kader Pemimpin

Peringati Milad ke-79, HMI Kotabumi Fokus Cetak Kader Pemimpin

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved