• Redaksi
  • Tentang Kami
Friday, June 5, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Tukin ASN Tertunda, Pemerintah Kota Bandar Lampung Didesak Beri Kepastian

Melda by Melda
February 17, 2026
Transparansi Anggaran Jadi Ujian Berat Pemerintahan Eva Dwiana

DARI DESA- Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, aparatur sipil negara di Bandar Lampung mengeluhkan Tunjangan Kinerja (Tukin) yang belum dibayarkan selama dua bulan. Kondisi ini memicu sorotan publik terhadap tata kelola anggaran di bawah kepemimpinan Eva Dwiana serta kesiapan fiskal pemerintah kota menghadapi kebutuhan pegawai di momen keagamaan.

Keluhan ASN Menguat di Tengah Persiapan Ramadhan

Sejumlah ASN menyampaikan bahwa nominal Tukin yang tertunda bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per bulan. Penundaan ini dirasakan semakin berat karena terjadi hanya beberapa hari sebelum Ramadhan 1447 H.

“Jumlahnya beragam. Ada yang sekitar Rp500 ribu per bulan, ada juga yang mencapai jutaan,” ujar seorang ASN yang meminta identitasnya dirahasiakan, Senin malam (16/2/2026).

BeritaTerkait

Kasus Rp12 M DPRD Tanggamus: Laskar Lampung Minta Penegakan Hukum Tidak Tebang Pilih

Disdikbud Lampung Pastikan Pendidikan Siswa SMA Siger Tetap Berjalan Normal

Laskar Lampung Desak Kepastian Pelaksanaan Kebun Masyarakat 20 Persen di Sektor Perkebunan

Pemutusan Kerja Sama SPPG Way Lunik 1 Picu Sorotan Baru atas Kasus Keracunan MBG

Keluhan tersebut memperlihatkan tekanan langsung pada daya beli pegawai dan keluarganya menjelang bulan suci, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang prioritas belanja pegawai dalam struktur APBD.

Dugaan Hambatan Administratif dan Transfer Dana

Informasi dari sumber internal menyebutkan keterlambatan Tukin berkaitan dengan belum definitifnya pimpinan di unit pengelola keuangan daerah. Dampaknya, sebagian dana transfer dari pemerintah pusat disebut tersendat, sehingga memengaruhi kemampuan pembayaran kewajiban pegawai.

Sumber internal menyampaikan bahwa hambatan administratif di BKAD Bandar Lampung diduga berdampak pada penyaluran Dana Alokasi Umum yang berimbas pada pembayaran Tukin selama dua bulan terakhir.

“Tolong diselidiki karena dampaknya pencairan Tukin ASN dan tenaga kontrak tidak bisa dibayarkan,” tulis sumber tersebut dalam keterangan yang dirahasiakan redaksi.

Indikasi Tata Kelola Anggaran Disorot

Awalnya laporan internal tersebut menimbulkan keraguan. Namun setelah keluhan ASN bermunculan dengan pola yang sama, perhatian publik terhadap tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung semakin menguat.

Penundaan Tukin di masa menjelang Ramadhan dinilai sensitif karena menyangkut kesejahteraan pegawai sekaligus kredibilitas pengelolaan keuangan daerah. Dalam konteks kebijakan publik, pembayaran belanja pegawai termasuk komponen yang harus dijaga kesinambungannya.

 Permintaan Keterbukaan Informasi Publik

Untuk memperoleh kejelasan, redaksi telah mengajukan permohonan informasi publik kepada pejabat terkait guna menelusuri mekanisme penyaluran Tukin dan status administrasi pengelolaan keuangan daerah. Hingga naskah ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan.

Publik kini menunggu penjelasan pemerintah kota mengenai penyebab keterlambatan, langkah korektif yang ditempuh, serta kepastian jadwal pembayaran Tukin ASN sebelum Ramadhan.

Dampak Sosial dan Harapan ASN

Selain aspek administratif, keterlambatan Tukin juga menimbulkan dampak sosial bagi pegawai dan keluarganya. ASN berharap ada kepastian pembayaran dalam waktu dekat agar kebutuhan pokok selama Ramadhan dapat terpenuhi.

Sejumlah pihak mendorong transparansi kebijakan fiskal serta komunikasi publik yang terbuka guna memulihkan kepercayaan terhadap pengelolaan anggaran daerah.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: anggaran Pemkot Bandar LampungBKAD Bandar LampungEva Dwianakesejahteraan ASNketerlambatan TukinRamadhan 1447 HTata Kelola Keuangan DaerahTukin ASN Bandar Lampung
ShareTweetSendShare
Previous Post

Nama Eka Afriana Terseret Polemik Dana Hibah Pendidikan, Publik Pertanyakan Prioritas Anggaran Era Eva Dwiana

Next Post

Pendataan Terpadu MKKS Lampung Diharapkan Tepat Sasaran bagi Siswa Rentan

Related Posts

Kasus Rp12 M DPRD Tanggamus: Laskar Lampung Minta Penegakan Hukum Tidak Tebang Pilih
Berita Desa

Kasus Rp12 M DPRD Tanggamus: Laskar Lampung Minta Penegakan Hukum Tidak Tebang Pilih

June 4, 2026
Disdikbud Lampung Pastikan Pendidikan Siswa SMA Siger Tetap Berjalan Normal
Berita Desa

Disdikbud Lampung Pastikan Pendidikan Siswa SMA Siger Tetap Berjalan Normal

June 4, 2026
Laskar Lampung Desak Kepastian Pelaksanaan Kebun Masyarakat 20 Persen di Sektor Perkebunan
Berita Desa

Laskar Lampung Desak Kepastian Pelaksanaan Kebun Masyarakat 20 Persen di Sektor Perkebunan

June 4, 2026
Next Post
Pendataan Terpadu MKKS Lampung Diharapkan Tepat Sasaran bagi Siswa Rentan

Pendataan Terpadu MKKS Lampung Diharapkan Tepat Sasaran bagi Siswa Rentan

Ketidaksetaraan Bantuan Pendidikan: Suara Sekolah Swasta Menguat

Ketidaksetaraan Bantuan Pendidikan: Suara Sekolah Swasta Menguat

PT Sumatraco Langgeng Makmur Tegaskan Peran Sosial dan Produktivitas di Bulan Suci

PT Sumatraco Langgeng Makmur Tegaskan Peran Sosial dan Produktivitas di Bulan Suci

Klarifikasi Pengelolaan Dana Daerah Dinanti

Klarifikasi Pengelolaan Dana Daerah Dinanti

Publik Soroti Distribusi Kapitasi untuk Layanan Dasar

Publik Soroti Distribusi Kapitasi untuk Layanan Dasar

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved