• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, April 16, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Sabuk Kamtibmas Diperkuat, Warga Jadi Garda Terdepan Keamanan

Melda by Melda
April 8, 2026
Sabuk Kamtibmas Diperkuat, Warga Jadi Garda Terdepan Keamanan

DARI DESA- Peran aktif masyarakat kembali ditegaskan sebagai kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Di tengah keterbatasan jumlah personel aparat, keterlibatan warga dinilai menjadi kekuatan strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Konsep pengamanan swakarsa yang melibatkan masyarakat sejatinya bukan hal baru di Indonesia. Namun, di tengah dinamika sosial dan meningkatnya potensi gangguan keamanan, seperti kriminalitas hingga peredaran narkoba, peran warga sebagai “mata dan telinga” aparat menjadi semakin relevan.

Sebagai bentuk konkret sinergi tersebut, Polres Lampung Selatan menggelar Apel Sabuk Kamtibmas 1.000 Kentongan di Lapangan Apel Mapolres Lampung Selatan, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini melibatkan sekitar 200 peserta dari berbagai unsur masyarakat.

BeritaTerkait

Banjir Bandar Lampung: Antara Infrastruktur Jalan dan Nasib Warga

Arinal Disorot dalam Kasus LEB, Kejati Diminta Bertindak Tegas

Eva Dwiana Didesak Benahi Infrastruktur, Banjir Terus Berulang

Warga Bicara Jujur Saat Pemimpin Turun Tanpa Sekat

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kamtibmas tidak bisa hanya bergantung pada kepolisian semata.

“Polisi tidak akan bisa bekerja maksimal tanpa bantuan masyarakat. Kehadiran warga sebagai bagian dari Sabuk Kamtibmas ini adalah kekuatan utama dalam menjaga keamanan bersama,” ujarnya dalam amanat apel.

Menurutnya, konsep “Sabuk Kamtibmas” bukan sekadar simbol, melainkan bentuk nyata dari perlindungan kolektif antara aparat dan masyarakat. Warga diharapkan aktif memberikan informasi, mengawasi lingkungan sekitar, serta menjaga ketertiban dengan pendekatan persuasif.

Kegiatan ini juga menonjolkan penggunaan kentongan sebagai simbol kearifan lokal. Selain mudah digunakan, kentongan memiliki nilai historis sebagai alat komunikasi tradisional dalam situasi darurat.

“Ini adalah kearifan lokal yang kita hidupkan kembali sebagai bagian dari sistem keamanan modern berbasis masyarakat,” kata Toni.

Dalam arahannya, Kapolres juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menjaga ketertiban. Warga diminta mengedepankan sikap ramah dan kekeluargaan agar tidak memicu konflik di lapangan.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan antarwarga serta keselamatan pribadi dalam menjalankan peran sebagai bagian dari Sabuk Kamtibmas.

Melalui kegiatan ini, Polres Lampung Selatan berharap terbangun hubungan yang semakin erat antara aparat dan masyarakat, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dalam menjaga keamanan wilayah.

“Sabuk Kamtibmas adalah dari kita, oleh kita, dan untuk kita semua. Dengan kebersamaan, keamanan akan lebih mudah terwujud,” tutupnya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: berita LampungKamtibmasKeamanan LingkunganKentonganKetertiban Umumlampung selatanPolisi dan MasyarakatPolres Lampung SelatanSabuk KamtibmasSwakarsa
ShareTweetSendShare
Previous Post

SMA Siger dan APBD, Dugaan Tipikor Seret Nama Pejabat Bandar Lampung

Next Post

Perempuan Tangguh, Asri Seimbangkan Profesi dan Usaha Tapis

Related Posts

Banjir Bandar Lampung: Antara Infrastruktur Jalan dan Nasib Warga
Berita Desa

Banjir Bandar Lampung: Antara Infrastruktur Jalan dan Nasib Warga

April 16, 2026
Arinal Disorot dalam Kasus LEB, Kejati Diminta Bertindak Tegas
Berita Desa

Arinal Disorot dalam Kasus LEB, Kejati Diminta Bertindak Tegas

April 15, 2026
Eva Dwiana Didesak Benahi Infrastruktur, Banjir Terus Berulang
Berita Desa

Eva Dwiana Didesak Benahi Infrastruktur, Banjir Terus Berulang

April 15, 2026
Next Post
Perempuan Tangguh, Asri Seimbangkan Profesi dan Usaha Tapis

Perempuan Tangguh, Asri Seimbangkan Profesi dan Usaha Tapis

Halo Lamsel Siap Diluncurkan, 297 Layanan Publik Terintegrasi

Halo Lamsel Siap Diluncurkan, 297 Layanan Publik Terintegrasi

Lapas Kalianda Gandeng TNI dan BNN, Perangi Barang Terlarang

Lapas Kalianda Gandeng TNI dan BNN, Perangi Barang Terlarang

Mempererat Tali Silaturahmi, PWI Pringsewu Gelar Halal Bihalal Idulfitri

Mempererat Tali Silaturahmi, PWI Pringsewu Gelar Halal Bihalal Idulfitri

Ari Pahala Ajak Generasi Muda Memahami Ambiguitas dan Makna Puisi

Ari Pahala Ajak Generasi Muda Memahami Ambiguitas dan Makna Puisi

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved