• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, June 6, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Pendidikan & Literasi

Hari Sabtu SDN 3 Rejomulyo Jati Agung Sepi, Pagar Rubuh dan Sekolah Kosong Jadi Tanda Tanya Besar

Melda by Melda
November 24, 2025
Hari Sabtu SDN 3 Rejomulyo Jati Agung Sepi, Pagar Rubuh dan Sekolah Kosong Jadi Tanda Tanya Besar

DARI DESA– Pemandangan tak biasa terlihat di SD Negeri 3 Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung, pada Sabtu (22/11) sekitar pukul 11.30 WIB. Sekolah tampak lengang, halaman sunyi tanpa aktivitas belajar, dan pagar di bagian samping terlihat rubuh sepanjang 3–5 meter. Di tengah suasana yang menimbulkan banyak pertanyaan, hanya seorang penjaga sekolah yang berada di ruang guru.

“Libur,” ujar penjaga sekolah singkat saat ditanya terkait kondisi sekolah yang kosong.

Keadaan ini memunculkan tanda tanya besar. Pasalnya, di hari yang sama sekolah-sekolah lain di sekitar wilayah Jati Agung tetap beraktivitas normal. SMPN 2 Jati Agung terlihat ramai dengan kegiatan Pramuka, dan beberapa SD negeri lainnya juga tampak penuh semangat dengan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya. Tidak ada hari libur nasional maupun peringatan khusus yang dapat menjadi alasan sekolah libur.

BeritaTerkait

Ketika Program Pendidikan Dipertanyakan, Transparansi Menjadi Keharusan

Abdullah Sani Ungkap Kasus SMA Siger Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Minta Perlindungan Anak Diperkuat

Sorotan Tajam ke SMA Siger 2, Dugaan Pelanggaran Regulasi Pendidikan Mencuat

Kasi Disdikbud Lamsel Disebut Ancam Sekolah Tak Dapat Revitalisasi Tahun Depan

Kondisi pagar yang rubuh juga memberi kesan adanya persoalan serius terkait perawatan infrastruktur sekolah. Namun karena sekolah dalam keadaan kosong, upaya konfirmasi kepada pihak sekolah menjadi sulit dilakukan. Tidak ada guru maupun staf sekolah lain yang dapat memberikan keterangan mengenai penyebab kerusakan pagar maupun alasan penutupan sekolah di luar jadwal.

Dari informasi yang dihimpun, kepala sekolah SDN 3 Rejomulyo bernama Sigit. Salah seorang rekan sesama kepala sekolah dasar menyebutkan bahwa jumlah murid di SD tersebut relatif sedikit. “Paling-paling tidak sampai seratus murid. Kalau libur mungkin karena letaknya di tengah perkebunan,” ujarnya.

Namun ketika ditanya lebih jauh mengenai prosedur dan alasan sekolah meliburkan diri di hari aktif kalender pendidikan, narasumber enggan menjelaskan lebih jauh. Ia juga menolak memberikan nomor kontak kepala sekolah dengan alasan etika dan privasi.

SDN 3 Rejomulyo memang berlokasi di area Trikora PT Perkebunan Negara, cukup jauh dari permukiman padat. Meski demikian, publik tetap menunggu jawaban resmi dari pihak sekolah mengenai keputusan meliburkan kegiatan belajar tanpa pemberitahuan dan tanpa alasan yang jelas.

Pertanyaan lain yang juga mengemuka adalah apakah sekolah mendapatkan dana revitalisasi atau perawatan aset negara, mengingat pagar rubuh dapat berpotensi membahayakan keselamatan warga sekolah. Minimnya kehadiran pihak sekolah saat diperlukan untuk klarifikasi semakin memperburuk transparansi informasi yang seharusnya mudah diakses oleh masyarakat.

Hingga artikel ini dipublikasikan, pihak sekolah masih terus diupayakan untuk dihubungi guna memastikan alasan libur mendadak, kondisi infrastruktur, serta penanganan lanjutan atas pagar yang ambruk. Publik berharap pihak sekolah segera memberikan keterangan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi yang berlarut-larut.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: berita pendidikanfasilitas sekolahinvestigasi sekolahJati Agungkalender pendidikanlampung selatanpagar sekolah rubuhSDN 3 Rejomulyosekolah libursekolah terpencil
ShareTweetSendShare
Previous Post

Skandal SMA Swasta Siger Bandar Lampung, Dari Beasiswa Hingga Dugaan Manipulasi Dana

Next Post

SMA Swasta Siger dan Kontroversi Dukungan DPRD Bandar Lampung: Publik Tuntut Sikap Kritis

Related Posts

Ketika Program Pendidikan Dipertanyakan, Transparansi Menjadi Keharusan
Pendidikan & Literasi

Ketika Program Pendidikan Dipertanyakan, Transparansi Menjadi Keharusan

June 5, 2026
Abdullah Sani Ungkap Kasus SMA Siger Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Minta Perlindungan Anak Diperkuat
Pendidikan & Literasi

Abdullah Sani Ungkap Kasus SMA Siger Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Minta Perlindungan Anak Diperkuat

June 5, 2026
Sorotan Tajam ke SMA Siger 2, Dugaan Pelanggaran Regulasi Pendidikan Mencuat
Pendidikan & Literasi

Sorotan Tajam ke SMA Siger 2, Dugaan Pelanggaran Regulasi Pendidikan Mencuat

June 3, 2026
Next Post
SMA Swasta Siger dan Kontroversi Dukungan DPRD Bandar Lampung: Publik Tuntut Sikap Kritis

SMA Swasta Siger dan Kontroversi Dukungan DPRD Bandar Lampung: Publik Tuntut Sikap Kritis

Lampung Siap Kejutkan Indonesia! Sekolah Terbuka Diklaim Jadi Role Model Nasional Atasi Krisis Putus Sekolah

Lampung Siap Kejutkan Indonesia! Sekolah Terbuka Diklaim Jadi Role Model Nasional Atasi Krisis Putus Sekolah

Untung Bandar Lampung Punya Abdullah Sani, SMA Siger Resmi Terlapor di Polda Lampung

Untung Bandar Lampung Punya Abdullah Sani, SMA Siger Resmi Terlapor di Polda Lampung

SPPG Dekat SMP N 44 Bandar Lampung Diduga “Main-Main” Data Siswa, Klarifikasi Menghilang

SPPG Dekat SMP N 44 Bandar Lampung Diduga “Main-Main” Data Siswa, Klarifikasi Menghilang

Yayasan Siger Prakarsa Bunda Hilang di Peta? RT dan Kelurahan Kalibalau Kencana Bingung Banget!

Yayasan Siger Prakarsa Bunda Hilang di Peta? RT dan Kelurahan Kalibalau Kencana Bingung Banget!

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved