• Redaksi
  • Tentang Kami
Sunday, February 8, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Kepala Puskesmas Arogan, Anggaran Miliaran Rupiah Bisa Jadi Korban

Melda by Melda
January 8, 2026
Kepala Puskesmas Arogan, Anggaran Miliaran Rupiah Bisa Jadi Korban

DARI DESA- Iklim kerja di salah satu BLUD Puskesmas di Kota Bandar Lampung disebut tengah tidak baik-baik saja. Dugaan kepemimpinan arogan hingga praktik pemaksaan kegiatan anggaran di luar prosedur memicu keresahan internal. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak langsung pada pengelolaan anggaran miliaran rupiah serta kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Arogansi Pimpinan Jadi Sorotan Internal

Sejumlah sumber internal yang enggan identitasnya dipublikasikan mengungkapkan, Kepala BLUD Puskesmas tersebut kerap menunjukkan sikap otoriter dalam pengambilan keputusan. Ia disebut sering memerintahkan staf menandatangani dokumen kegiatan yang dinilai tidak sesuai mekanisme dan aturan administrasi.

Menurut pengakuan narasumber, tekanan tidak hanya bersifat verbal. Pegawai yang menolak atau mempertanyakan kebijakan tersebut dikabarkan terancam mutasi ke puskesmas pembantu. Langkah ini dinilai sebagai bentuk hukuman nonformal yang berdampak pada psikologis dan karier pegawai.

BeritaTerkait

Rp5,9 Miliar untuk Kejati Lampung Diduga Dibayarkan Tanpa Review Inspektorat dan BPK

Dana Tidak Terduga Kota Bandar Lampung Kosong, ASN dan Warga Khawatir Kesiapan Bencana

Dampak Kebijakan Wali Kota, DAU Bandar Lampung Diduga Tak Cair Maksimal

Masjid Raya Al Jabbar Jadi Tujuan, Wisata Rohani Pensiunan ASN Pemkot Dipertanyakan

“Kalau tidak ikut kemauan pimpinan, risikonya dimutasi. Situasi ini bikin kami serba salah,” ujar salah satu sumber kepada redaksi.

Dinkes Pernah Turun Tangan

Konflik internal ini sebenarnya bukan isu baru. Pada tahun 2025, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung disebut sempat turun tangan menjadi penengah. Langkah itu dilakukan untuk meredam perpecahan internal agar tidak mengganggu kinerja pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Namun, berdasarkan penelusuran redaksi, upaya mediasi itu belum membuahkan hasil jangka panjang. Sikap kepemimpinan yang sama dilaporkan kembali terjadi dan terus berulang hingga awal 2026. Sejak Senin, 5 Januari 2026, lebih dari satu narasumber kembali melaporkan situasi internal yang dinilai semakin tidak kondusif.

Anggaran Miliaran Rupiah Jadi Kekhawatiran

Yang paling disorot adalah potensi risiko terhadap pengelolaan anggaran. Pada tahun 2026, BLUD Puskesmas tersebut akan mengelola dana lebih dari Rp2 miliar. Anggaran ini seharusnya digunakan sepenuhnya untuk peningkatan layanan, program promotif-preventif, serta kebutuhan kesehatan masyarakat.

Para pegawai khawatir, jika iklim kerja dan tata kelola tidak dibenahi, anggaran tersebut justru rawan disalahgunakan. Dugaan mark up anggaran menjadi salah satu kekhawatiran utama yang terus mencuat dari internal.

“Kami hanya ingin anggaran dipakai sesuai kebutuhan masyarakat, bukan untuk kepentingan segelintir orang,” ungkap sumber lain.

Harapan Pegawai dan Sikap Dinas Kesehatan

Sebagai bentuk protes sekaligus harapan, sejumlah pegawai disebut sempat menuliskan secarik pesan yang ditujukan kepada Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. Intinya, mereka meminta evaluasi menyeluruh dan pergantian pimpinan agar pelayanan kesehatan dan distribusi anggaran bisa berjalan optimal dan transparan.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad, belum memberikan tanggapan resmi. Tim liputan telah mendatangi kantornya pada Senin, 5 Januari 2026, namun yang bersangkutan belum dapat ditemui dengan alasan perlu pengaturan jadwal terlebih dahulu.

Redaksi masih membuka ruang konfirmasi dan verifikasi dari pihak Dinas Kesehatan maupun Kepala BLUD Puskesmas terkait untuk memastikan keberimbangan informasi.

Layanan Publik Jangan Jadi Korban

Pengamat kebijakan publik menilai, konflik internal dan dugaan arogansi pimpinan di fasilitas kesehatan tidak boleh dibiarkan berlarut. Selain berisiko menurunkan kinerja pegawai, kondisi ini juga berpotensi merugikan masyarakat sebagai penerima layanan.

Dengan anggaran miliaran rupiah yang dikelola, transparansi, akuntabilitas, dan kepemimpinan yang sehat menjadi kunci. Tanpa itu, layanan kesehatan publik dikhawatirkan hanya menjadi formalitas, sementara potensi penyimpangan anggaran semakin terbuka.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Anggaran Kesehatandinas kesehatanKepala Puskesmasmark up anggaranPuskesmas Bandar Lampung
ShareTweetSendShare
Previous Post

Warga Tanya Teknis P2KM, Puskesmas dan Dinkes Kapan Siap Klarifikasi?

Next Post

Uang Publik 2,8 Miliar Dikelola, Tapi Kepala Puskesmas Ini Tidak Pernah Bisa Ditemui

Related Posts

Rp5,9 Miliar untuk Kejati Lampung Diduga Dibayarkan Tanpa Review Inspektorat dan BPK
Berita Desa

Rp5,9 Miliar untuk Kejati Lampung Diduga Dibayarkan Tanpa Review Inspektorat dan BPK

February 7, 2026
Dana Tidak Terduga Kota Bandar Lampung Kosong, ASN dan Warga Khawatir Kesiapan Bencana
Berita Desa

Dana Tidak Terduga Kota Bandar Lampung Kosong, ASN dan Warga Khawatir Kesiapan Bencana

February 7, 2026
Dampak Kebijakan Wali Kota, DAU Bandar Lampung Diduga Tak Cair Maksimal
Berita Desa

Dampak Kebijakan Wali Kota, DAU Bandar Lampung Diduga Tak Cair Maksimal

February 7, 2026
Next Post

Uang Publik 2,8 Miliar Dikelola, Tapi Kepala Puskesmas Ini Tidak Pernah Bisa Ditemui

Cara Mudah Mengurus BPJS Kesehatan, Bisa Online dan Offline

Cara Mudah Mengurus BPJS Kesehatan, Bisa Online dan Offline

Ditreskrimsus Polda Lampung Panggil SMA Siger dan Dinas Pendidikan, Dugaan Pinjam Pakai Aset Negara Disorot

Ditreskrimsus Polda Lampung Panggil SMA Siger dan Dinas Pendidikan, Dugaan Pinjam Pakai Aset Negara Disorot

Ditreskrimsus Polda Lampung Panggil SMA Siger dan Dinas Pendidikan, Dugaan Pinjam Pakai Aset Negara Disorot

Ditreskrimsus Polda Lampung Panggil SMA Siger dan Dinas Pendidikan, Dugaan Pinjam Pakai Aset Negara Disorot

Dokumen Resmi Ungkap Status Yayasan Siger Prakarsa Bunda Bukan Milik Pemkot Bandar Lampung

Dokumen Resmi Ungkap Status Yayasan Siger Prakarsa Bunda Bukan Milik Pemkot Bandar Lampung

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved