• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, April 21, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Puisi Masuk Dunia Digital, Isbedy dan Syaifuddin Hadir di TikTok Talk Malam Ini

Melda by Melda
April 5, 2026
Puisi Masuk Dunia Digital, Isbedy dan Syaifuddin Hadir di TikTok Talk Malam Ini

DARI DESA- Dunia sastra kembali menemukan ruang baru di era digital. Melalui platform TikTok, dua penyair Indonesia, Isbedy Stiawan ZS dan Syaifuddin Ganie, akan tampil dalam program TikTok Talk bertajuk Syair Lebaran, Sabtu malam (4/4/2026) usai salat Isya.

Kegiatan ini digelar melalui room “Catatan Biru” dan menjadi kolaborasi ketiga antara kedua penyair yang berasal dari Lampung dan Kendari tersebut. Acara ini diinisiasi sekaligus didukung oleh Habbats Drink sebagai bagian dari upaya mendorong literasi di tengah masyarakat.

Hendra, selaku perwakilan Habbats Drink dan host acara, mengungkapkan kebanggaannya dapat menghadirkan pembacaan puisi secara live di media sosial. Menurutnya, program ini menjadi langkah kecil namun berarti dalam memperluas akses masyarakat terhadap karya sastra.

BeritaTerkait

Blusukan Sungai Berujung Polemik, Isu Ketimpangan Penegakan Aturan Mencuat

Sidang Tepat Waktu Dinilai Pengaruhi Jawaban Saksi, Pembelaan Menguat

Junadi: Expo Jadi Peluang Kembangkan Usaha dan Investasi

PT LEB dan Dilema Regulasi: Saat Keputusan Cepat Berujung Dakwaan

“Kami senang bisa bekerja sama dengan para penyair untuk menghadirkan pembacaan puisi di TikTok. Ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung literasi,” ujarnya.

Sementara itu, Syaifuddin Ganie menilai bahwa pembacaan puisi melalui siaran langsung merupakan bentuk baru dalam perkembangan sastra. Ia menyebut, puisi kini tidak lagi hadir hanya sebagai teks, melainkan sebagai perpaduan antara suara, visual, dan interaksi dengan penonton.

“Puisi sekarang hadir dalam format yang lebih hidup, mengatasi batas ruang dan waktu melalui media digital,” katanya.

Hal senada disampaikan Isbedy Stiawan ZS yang melihat TikTok sebagai peluang besar untuk memasyarakatkan karya sastra, khususnya di kalangan generasi muda. Ia menilai, perkembangan teknologi membuka jalan bagi sastra untuk lebih dikenal luas.

“Sastra tidak lagi terbatas di media cetak. Dengan media sosial, karya bisa menjangkau lebih banyak orang dan diharapkan semakin diminati,” ujarnya.

Isbedy yang baru saja meluncurkan buku puisi berjudul Kenduri Sumatera juga berharap kegiatan seperti ini dapat menghidupkan kembali minat masyarakat terhadap puisi, yang selama ini identik dengan ruang-ruang sunyi.

Melalui TikTok Talk ini, kedua penyair berharap puisi tidak hanya menjadi konsumsi kalangan terbatas, tetapi mampu menjangkau publik yang lebih luas, sekaligus menjadi medium refleksi di momen Lebaran.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: budaya digitalHabbats DrinkIsbedy Stiawan ZSliterasi digitalPuisi Indonesiapuisi livesastra IndonesiaSyaifuddin Ganiesyair lebaranTikTok Talk
ShareTweetSendShare
Previous Post

Alumni Spanda 82 Manfaatkan WhatsApp untuk Pemilihan Ketua Baru

Next Post

Laskar Lampung Kawal Kasus Tambang Ilegal, Minta Penegakan Hukum Transparan

Related Posts

Blusukan Sungai Berujung Polemik, Isu Ketimpangan Penegakan Aturan Mencuat
Uncategorized

Blusukan Sungai Berujung Polemik, Isu Ketimpangan Penegakan Aturan Mencuat

April 20, 2026
Sidang Tepat Waktu Dinilai Pengaruhi Jawaban Saksi, Pembelaan Menguat
Uncategorized

Sidang Tepat Waktu Dinilai Pengaruhi Jawaban Saksi, Pembelaan Menguat

April 17, 2026
Junadi: Expo Jadi Peluang Kembangkan Usaha dan Investasi
Uncategorized

Junadi: Expo Jadi Peluang Kembangkan Usaha dan Investasi

April 14, 2026
Next Post
Laskar Lampung Kawal Kasus Tambang Ilegal, Minta Penegakan Hukum Transparan

Laskar Lampung Kawal Kasus Tambang Ilegal, Minta Penegakan Hukum Transparan

Kasus Lahan Kemenag Disorot, Ahli Tekankan Tidak Ada Unsur Kerugian Negara

Kasus Lahan Kemenag Disorot, Ahli Tekankan Tidak Ada Unsur Kerugian Negara

Pengangkatan Komisaris hingga Yayasan, Jejak Masalah Tata Kelola

Pengangkatan Komisaris hingga Yayasan, Jejak Masalah Tata Kelola

Isu Pemilu Ulang 2027, Gema Puan: Jangan Dilihat sebagai Makar

Isu Pemilu Ulang 2027, Gema Puan: Jangan Dilihat sebagai Makar

Ormas dan Akademisi Lampung Kritik Tata Kelola Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Ormas dan Akademisi Lampung Kritik Tata Kelola Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved