• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, April 16, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Isu Pemilu Ulang 2027, Gema Puan: Jangan Dilihat sebagai Makar

Melda by Melda
April 7, 2026
Isu Pemilu Ulang 2027, Gema Puan: Jangan Dilihat sebagai Makar

DARI DESA- Wacana pemilu ulang pada tahun 2027 mulai mengemuka di tengah dinamika politik nasional yang kian dinamis. Sejumlah kalangan menilai gagasan tersebut sebagai bagian dari aspirasi masyarakat untuk memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.

Ketua Umum DPP Generasi Muda Pejuang Nusantara (Gema Puan), Ridwan, menegaskan bahwa munculnya tuntutan pemilu ulang merupakan bentuk ekspresi politik yang sah dalam sistem demokrasi.

“Indonesia adalah negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat. Pemilu menjadi instrumen utama untuk memastikan kepemimpinan berjalan sesuai kehendak rakyat,” ujarnya, Selasa (4/4/2026).

BeritaTerkait

Banjir Bandar Lampung: Antara Infrastruktur Jalan dan Nasib Warga

Arinal Disorot dalam Kasus LEB, Kejati Diminta Bertindak Tegas

Eva Dwiana Didesak Benahi Infrastruktur, Banjir Terus Berulang

Warga Bicara Jujur Saat Pemimpin Turun Tanpa Sekat

Menurutnya, isu pemilu ulang tidak bisa serta-merta dipandang sebagai ancaman terhadap negara. Sebaliknya, hal tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran politik masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan.

“Tuntutan ini adalah bagian dari kedewasaan politik. Ini menunjukkan adanya keinginan masyarakat untuk menghadirkan sistem yang lebih transparan, adil, dan responsif,” katanya.

Ridwan menambahkan, aspirasi tersebut seharusnya menjadi momentum untuk membuka ruang dialog nasional yang lebih luas dan inklusif. Ia mendorong keterlibatan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga media.

Dalam konteks itu, ia juga menyinggung pentingnya peran generasi muda sebagai motor penggerak perubahan. Menurutnya, sejarah Indonesia menunjukkan bahwa pemuda selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga demokrasi.

“Pemuda harus aktif dalam diskusi kebangsaan, berani menyampaikan aspirasi, serta menjaga persatuan bangsa,” tegasnya.

Meski demikian, Ridwan mengingatkan bahwa setiap aspirasi, termasuk wacana pemilu ulang, harus tetap berada dalam koridor konstitusi dan disampaikan secara damai.

Ia menolak segala bentuk gerakan inkonstitusional yang berpotensi menimbulkan konflik sosial. Menurutnya, stabilitas nasional dan persatuan bangsa harus tetap menjadi prioritas utama.

“Jika wacana ini berkembang menjadi gerakan politik, maka harus menjadi ruang demokratis yang terbuka, damai, dan berorientasi pada masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: * Dialog Nasional* Generasi Muda* Politik Nasional* Stabilitas PolitikDemokrasi IndonesiaGema PuanPartisipasi PublikPemilu 2027
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pengangkatan Komisaris hingga Yayasan, Jejak Masalah Tata Kelola

Next Post

Ormas dan Akademisi Lampung Kritik Tata Kelola Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Related Posts

Banjir Bandar Lampung: Antara Infrastruktur Jalan dan Nasib Warga
Berita Desa

Banjir Bandar Lampung: Antara Infrastruktur Jalan dan Nasib Warga

April 16, 2026
Arinal Disorot dalam Kasus LEB, Kejati Diminta Bertindak Tegas
Berita Desa

Arinal Disorot dalam Kasus LEB, Kejati Diminta Bertindak Tegas

April 15, 2026
Eva Dwiana Didesak Benahi Infrastruktur, Banjir Terus Berulang
Berita Desa

Eva Dwiana Didesak Benahi Infrastruktur, Banjir Terus Berulang

April 15, 2026
Next Post
Ormas dan Akademisi Lampung Kritik Tata Kelola Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Ormas dan Akademisi Lampung Kritik Tata Kelola Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Kepala Dinas Terlantar, Ruang dan Anggaran Pendidikan Jadi Sorotan

Kepala Dinas Terlantar, Ruang dan Anggaran Pendidikan Jadi Sorotan

DPRD Tegas, Pendidikan Tak Boleh Jalan Tanpa Kepastian Hukum

DPRD Tegas, Pendidikan Tak Boleh Jalan Tanpa Kepastian Hukum

Dari Kandinsky hingga AI, Abstrak Tetap Berakar pada Kepekaan Manusia

Dari Kandinsky hingga AI, Abstrak Tetap Berakar pada Kepekaan Manusia

SMA Siger dan APBD, Dugaan Tipikor Seret Nama Pejabat Bandar Lampung

SMA Siger dan APBD, Dugaan Tipikor Seret Nama Pejabat Bandar Lampung

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved