• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, February 7, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Info Pemerintahan Program Pemerintah

Gema Puan Soroti 10% Kegagalan Pemerintahan Presiden Prabowo: Tiga Masalah Mendesak yang Harus Dievaluasi

Melda by Melda
October 20, 2025
Gema Puan Soroti 10% Kegagalan Pemerintahan Presiden Prabowo: Tiga Masalah Mendesak yang Harus Dievaluasi

DARI DESA— Memasuki satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, organisasi relawan Gema Puan menyoroti capaian positif sekaligus sejumlah masalah serius yang perlu segera mendapat perhatian. Ketua Umum Gema Puan, Ridwan 98, menyebut bahwa meskipun 90% masyarakat merasa puas dengan kinerja Presiden, ada 10% catatan kegagalan yang menjadi sorotan utama.

Tiga Kegagalan yang Harus Dievaluasi

Ridwan 98 menjelaskan bahwa 10% catatan negatif ini mencakup tiga hal yang membutuhkan tindakan tegas dari Presiden:

1. Peristiwa Agustus Kelam
Gema Puan menilai peristiwa ini diduga terjadi secara terencana (by design). Hingga kini, aktor intelektual di balik insiden tersebut belum terungkap, dan belum ada langkah hukum yang jelas terhadap para pelaku utamanya. Ridwan menekankan, “Kasus ini harus dibuka secara transparan, agar publik melihat komitmen pemerintahan terhadap keadilan dan hukum.”

BeritaTerkait

Soeharto dan Gelar Pahlawan Nasional: Saatnya Bangsa Jujur, Berdamai, dan Menilai dengan Keadilan

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Lampung: Bukan Sekadar Makan, Tapi Gerakan Anak Sehat dan Ekonomi Kuat!

Program Makan Bergizi Gratis: Gebrakan Pemerintah Cetak Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

Audiensi Tim Evaluasi Penataan Desa Provinsi Lampung Bersama Bupati Tanggamus

2. Program MBG (Makan Bergizi Gratis)
Program unggulan Presiden ini justru diwarnai insiden keracunan massal ribuan siswa di berbagai daerah. Meski bertujuan meningkatkan gizi anak-anak, insiden tersebut menimbulkan kritik tajam publik. Hingga kini, belum ada tindakan hukum tegas terhadap yayasan atau pengelola yang bertanggung jawab. Gema Puan mendesak evaluasi total terkait pengawasan dan kualitas penyediaan makanan dalam program ini.

3. Evaluasi Terhadap Pembantu Presiden
Menurut Gema Puan, para pembantu Presiden — mulai dari menteri, wakil menteri, pimpinan badan negara, hingga komisaris BUMN — harus dievaluasi ulang. “Mereka harus loyal dan setia kepada Presiden Prabowo, bukan menjadi ‘titipan’ pihak lain. Tidak ada orang yang bisa loyal kepada dua tuan,” tegas Ridwan. Evaluasi ini dinilai penting agar roda pemerintahan berjalan efektif dan tidak tersandera kepentingan eksternal.

Kritik sebagai Bentuk Tanggung Jawab Moral

Ridwan menekankan bahwa kritik yang disampaikan Gema Puan bukan bermaksud menjatuhkan, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral relawan terhadap pemerintahan. “Kami tidak ingin hanya menjadi penjilat yang membuat APS — Asal Prabowo Senang. Kritik konstruktif penting agar setiap kebijakan berdampak positif bagi bangsa,” jelasnya.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo justru menghargai masukan yang membangun. Hal ini menunjukkan bahwa kritik bukan ancaman, melainkan bagian dari mekanisme perbaikan yang sehat dalam pemerintahan demokratis.

Dorongan Tindakan Tegas

Gema Puan menekankan, ketiga isu ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Mereka mendesak Presiden Prabowo untuk:

  • Mengusut tuntas Peristiwa Agustus Kelam dan mengungkap aktor intelektual di baliknya.
  • Mengevaluasi total program MBG, termasuk pengawasan penyediaan makanan bagi siswa.
  • Melakukan rotasi atau evaluasi kinerja para pembantu Presiden yang tidak sepenuhnya loyal dan profesional.

Ridwan menegaskan, keberanian mengambil langkah hukum dan kebijakan perbaikan akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintahan dan memastikan visi pembangunan bangsa tetap terjaga.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: EvaluasiPemerintahanGemaPuanKritikKonstruktifMBGPeristiwaAgustusKelamPolitikIndonesiaPresidenPrabowoRelawanPrabowo
ShareTweetSendShare
Previous Post

Muhammad Alfariezie Gegerkan Dunia Sastra: “Anak Didik Tanpa Negara” Buka Mata Publik soal Krisis Moral Pendidikan

Next Post

SMP 13 Bandar Lampung Buming! Kisah Tragis Bullying yang Mengancam Masa Depan Remaja

Related Posts

Soeharto dan Gelar Pahlawan Nasional: Saatnya Bangsa Jujur, Berdamai, dan Menilai dengan Keadilan
Program Pemerintah

Soeharto dan Gelar Pahlawan Nasional: Saatnya Bangsa Jujur, Berdamai, dan Menilai dengan Keadilan

November 6, 2025
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Lampung: Bukan Sekadar Makan, Tapi Gerakan Anak Sehat dan Ekonomi Kuat!
Program Pemerintah

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Lampung: Bukan Sekadar Makan, Tapi Gerakan Anak Sehat dan Ekonomi Kuat!

October 26, 2025
Program Makan Bergizi Gratis: Gebrakan Pemerintah Cetak Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung
Program Pemerintah

Program Makan Bergizi Gratis: Gebrakan Pemerintah Cetak Generasi Sehat dan Cerdas di Lampung

September 15, 2025
Next Post
SMP 13 Bandar Lampung Buming! Kisah Tragis Bullying yang Mengancam Masa Depan Remaja

SMP 13 Bandar Lampung Buming! Kisah Tragis Bullying yang Mengancam Masa Depan Remaja

Kasus Bullying di Bandar Lampung Bikin Heboh: Anak Terpaksa Putus Sekolah, Hotman Paris Turun Tangan!

Kasus Bullying di Bandar Lampung Bikin Heboh: Anak Terpaksa Putus Sekolah, Hotman Paris Turun Tangan!

Pendidikan Bandar Lampung Krisis Empati! Kasus Bullying di SMP Negeri Jadi Sorotan, Wali Kota dan Pengacara Hotman Paris Terlibat Perang Pernyataan

Pendidikan Bandar Lampung Krisis Empati! Kasus Bullying di SMP Negeri Jadi Sorotan, Wali Kota dan Pengacara Hotman Paris Terlibat Perang Pernyataan

Heboh Kasus PT Lampung Energi Berjaya: Pakar Hukum Bongkar Risiko Kriminalisasi Keputusan Bisnis BUMD!

Heboh Kasus PT Lampung Energi Berjaya: Pakar Hukum Bongkar Risiko Kriminalisasi Keputusan Bisnis BUMD!

Publik Menanti Kejelasan Kejati Lampung: Dana PI 10% PT LEB Jadi Alasan Penahanan Direksi, Regulasi Mana?

Publik Menanti Kejelasan Kejati Lampung: Dana PI 10% PT LEB Jadi Alasan Penahanan Direksi, Regulasi Mana?

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved