• Redaksi
  • Tentang Kami
Monday, April 13, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Dari KBM Tak Layak ke Ancaman Putus Sekolah, Kemenham Lampung Siap Bertindak

Melda by Melda
April 3, 2026
Dari KBM Tak Layak ke Ancaman Putus Sekolah, Kemenham Lampung Siap Bertindak

DARI DESA- Polemik SMA Siger kian memanas seiring ancaman nyata terhadap masa depan para siswanya. Menyikapi kondisi tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenham) Provinsi Lampung menyatakan kesiapan untuk turun langsung melakukan pendataan serta menjembatani komunikasi dengan wali murid.

Langkah ini muncul di tengah ketidakpastian nasib siswa SMA Siger yang terancam tidak dapat naik ke kelas 11, mengingat tahun ajaran baru 2026/2027 akan dimulai dalam waktu dekat. Hingga kini, pihak Yayasan Siger Prakarsa Bunda belum juga mengambil langkah konkret terkait pemindahan siswa ke sekolah yang legal dan layak.

Di lapangan, proses kegiatan belajar mengajar (KBM) masih berlangsung di lokasi yang tidak semestinya. Siswa SMA Siger 1 diketahui masih menumpang di SMP Negeri 38 Bandar Lampung, sementara SMA Siger 2 menjalankan KBM di SMP Negeri 44 Bandar Lampung dengan kondisi yang dinilai tidak layak.

BeritaTerkait

GEMA PUAN Tegaskan Pentingnya Evaluasi Sistem, Pemilu Ulang 2027 Diusulkan

Dugaan Skandal PT LEB Diuji di Sidang, Saksi Sebut Proses Sudah Sesuai Aturan

Delapan Media Diserang Siber, Pengelola Sebut Belum Sampai Lumpuh Total

Pererat Silaturahmi, Kantor Pertanahan Tanggamus Gelar Halal Bihalal

Sejumlah tenaga pengajar mengaku belum menerima informasi resmi terkait rencana pemindahan siswa. Mereka tetap diminta menjalankan aktivitas belajar seperti biasa tanpa kejelasan status kelembagaan sekolah.

“Kalau kami dari guru belum ada informasi, disuruh ngajar biasa saja,” ujar salah satu guru, Senin (30/3/2026).

Hal serupa juga disampaikan guru lainnya yang menegaskan bahwa hingga kini belum ada komunikasi dari pihak yayasan terkait relokasi siswa ke sekolah yang memiliki izin operasional resmi.

Di sisi lain, para siswa mengaku kebingungan dengan kondisi yang mereka alami. Mereka tidak mengetahui sampai kapan harus bersekolah di tempat yang tidak sesuai, bahkan sebagian mengaku ingin pindah namun terkendala keputusan orang tua.

“Iya mau pindah, tapi orang tua maunya tetap di sini,” ungkap salah seorang siswa.

Minimnya komunikasi dari pihak yayasan juga menjadi sorotan. Siswa menyebut pihak yayasan hanya sekali datang dan tidak memberikan penjelasan lanjutan mengenai keberlanjutan pendidikan mereka.

Situasi ini dinilai berpotensi menimbulkan pelanggaran hak pendidikan anak, terutama karena sebagian besar siswa berasal dari keluarga kurang mampu yang tergiur program sekolah gratis.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pengaduan dan Kepatuhan (PDK) Kanwil Kemenham Lampung, Made, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti persoalan tersebut, khususnya terkait kendala komunikasi dengan wali murid.

“Laporan ini menjadi catatan penting bagi kami untuk menyusun analisis komprehensif. Kami siap menindaklanjuti, termasuk menjembatani komunikasi dengan orang tua siswa,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Langkah Kanwil Kemenham ini diharapkan dapat menjadi titik terang dalam menyelesaikan polemik SMA Siger, sekaligus memastikan hak pendidikan para siswa tetap terlindungi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berisiko menimbulkan dampak serius, mulai dari ketidakjelasan status akademik hingga potensi hilangnya hak dasar siswa untuk melanjutkan pendidikan secara layak.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar LampungdapodikHak AnakKanwil KemenHAM LampungNISNpendidikan LampungSEKOLAH ILEGALsiswa terancam tidak naik kelasSMA SIGERYayasan Siger Prakarsa Bunda
ShareTweetSendShare
Previous Post

Nasib Siswa SMA Siger Menggantung, Komnas PA Desak Kepastian

Next Post

Alumni Spanda 82 Manfaatkan WhatsApp untuk Pemilihan Ketua Baru

Related Posts

GEMA PUAN Tegaskan Pentingnya Evaluasi Sistem, Pemilu Ulang 2027 Diusulkan
Berita Desa

GEMA PUAN Tegaskan Pentingnya Evaluasi Sistem, Pemilu Ulang 2027 Diusulkan

April 12, 2026
Pertanyaan Dirut PT LEB Ungkap Realita BUMD dalam Bisnis Migas
Berita Desa

Dugaan Skandal PT LEB Diuji di Sidang, Saksi Sebut Proses Sudah Sesuai Aturan

April 12, 2026
Delapan Media Diserang Siber, Pengelola Sebut Belum Sampai Lumpuh Total
Berita Desa

Delapan Media Diserang Siber, Pengelola Sebut Belum Sampai Lumpuh Total

April 9, 2026
Next Post
Alumni Spanda 82 Manfaatkan WhatsApp untuk Pemilihan Ketua Baru

Alumni Spanda 82 Manfaatkan WhatsApp untuk Pemilihan Ketua Baru

Puisi Masuk Dunia Digital, Isbedy dan Syaifuddin Hadir di TikTok Talk Malam Ini

Puisi Masuk Dunia Digital, Isbedy dan Syaifuddin Hadir di TikTok Talk Malam Ini

Laskar Lampung Kawal Kasus Tambang Ilegal, Minta Penegakan Hukum Transparan

Laskar Lampung Kawal Kasus Tambang Ilegal, Minta Penegakan Hukum Transparan

Kasus Lahan Kemenag Disorot, Ahli Tekankan Tidak Ada Unsur Kerugian Negara

Kasus Lahan Kemenag Disorot, Ahli Tekankan Tidak Ada Unsur Kerugian Negara

Kabar Renggangnya Prabowo–Dasco Beredar Luas, Ini Respons Pengamat

Kabar Renggangnya Prabowo–Dasco Beredar Luas, Ini Respons Pengamat

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved