• Redaksi
  • Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Berita Desa

Eva Dwiana Didesak Benahi Infrastruktur, Banjir Terus Berulang

Melda by Melda
April 15, 2026
Eva Dwiana Didesak Benahi Infrastruktur, Banjir Terus Berulang

DARI DESA- Persoalan banjir yang terus berulang di Bandar Lampung kembali memicu sorotan terhadap kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana. Sejumlah pihak menilai, upaya penanganan banjir dinilai belum optimal meski telah memasuki periode kedua kepemimpinannya.

Banjir yang terjadi hampir setiap musim penghujan disebut tidak hanya merendam kawasan padat penduduk, tetapi juga meluas hingga wilayah dataran tinggi seperti Langkapura dan Kemiling. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait sistem drainase kota yang dinilai belum tertata dengan baik.

Kritik juga diarahkan pada prioritas anggaran pemerintah daerah. Sejumlah pengamat dan masyarakat mempertanyakan besaran alokasi dana untuk penanganan banjir, terutama terkait pembangunan drainase, normalisasi saluran air, serta penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai daerah resapan.

BeritaTerkait

Kominfo Lampung di Tengah Isu Dana Media dan Pola Pemberitaan Seragam

Pansus LHP BPK DPRD Bandar Lampung Tindaklanjuti Temuan PTK Khusus Rp3,6 Miliar

Drainase Buruk Diduga Jadi Pemicu Utama Banjir Berulang Bandar Lampung

Puskada Soroti Jeda Waktu Janggal dalam Penanganan Kasus Honorer Metro

Selain itu, muncul perdebatan mengenai penggunaan anggaran untuk program lain yang dinilai belum berkaitan langsung dengan kebutuhan mendesak masyarakat, seperti penanganan banjir dan peningkatan infrastruktur dasar.

Di sisi lain, Pemkot Bandar Lampung sebelumnya telah melakukan sejumlah langkah seperti pemasangan box culvert dan pembangunan infrastruktur penunjang lainnya. Namun, sebagian pihak menilai upaya tersebut masih bersifat parsial dan belum menyentuh akar permasalahan secara menyeluruh.

Pengamat tata kota menilai, penanganan banjir membutuhkan pendekatan terpadu, mulai dari pembenahan sistem drainase, penertiban bangunan yang menutup saluran air, hingga peningkatan kawasan resapan melalui pembangunan RTH.

Hingga kini, masyarakat masih menantikan langkah konkret dan terukur dari pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan banjir yang berdampak langsung pada keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar Lampungbanjir LampungDrainase KotaEva DwianaInfrastrukturkebijakan daerahRTH
ShareTweetSendShare
Previous Post

Warga Bicara Jujur Saat Pemimpin Turun Tanpa Sekat

Next Post

Arinal Disorot dalam Kasus LEB, Kejati Diminta Bertindak Tegas

Related Posts

Kominfo Lampung di Tengah Isu Dana Media dan Pola Pemberitaan Seragam
Berita Desa

Kominfo Lampung di Tengah Isu Dana Media dan Pola Pemberitaan Seragam

April 17, 2026
Pansus LHP BPK DPRD Bandar Lampung Tindaklanjuti Temuan PTK Khusus Rp3,6 Miliar
Berita Desa

Pansus LHP BPK DPRD Bandar Lampung Tindaklanjuti Temuan PTK Khusus Rp3,6 Miliar

April 17, 2026
Drainase Buruk Diduga Jadi Pemicu Utama Banjir Berulang Bandar Lampung
Berita Desa

Drainase Buruk Diduga Jadi Pemicu Utama Banjir Berulang Bandar Lampung

April 17, 2026
Next Post
Arinal Disorot dalam Kasus LEB, Kejati Diminta Bertindak Tegas

Arinal Disorot dalam Kasus LEB, Kejati Diminta Bertindak Tegas

Banjir Bandar Lampung: Antara Infrastruktur Jalan dan Nasib Warga

Banjir Bandar Lampung: Antara Infrastruktur Jalan dan Nasib Warga

Kebijakan Tanpa Prioritas, Banjir Jadi Harga yang Harus Dibayar Warga

Agus Widodo Diduga Abaikan Keterbukaan Informasi di Tengah Krisis Banjir

Agus Widodo Diduga Abaikan Keterbukaan Informasi di Tengah Krisis Banjir

Puskada Soroti Jeda Waktu Janggal dalam Penanganan Kasus Honorer Metro

Puskada Soroti Jeda Waktu Janggal dalam Penanganan Kasus Honorer Metro

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved