• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, February 7, 2026
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga
No Result
View All Result
Dari Desa ke Desa
No Result
View All Result
Home Pendidikan & Literasi

Anggaran Biling Rp5 Miliar Disahkan, DPRD Minta Distribusi Dievaluasi

Melda by Melda
December 25, 2025
Anggaran Biling Rp5 Miliar Disahkan, DPRD Minta Distribusi Dievaluasi

DARI DESA- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk bantuan perlengkapan siswa kurang mampu atau yang dikenal sebagai bantuan Bina Lingkungan (Biling) pada RAPBD Tahun Anggaran 2026. Kebijakan ini mendapat perhatian khusus dari DPRD Kota Bandar Lampung menyusul rekam jejak polemik distribusi bantuan serupa pada tahun-tahun sebelumnya.

Anggaran Biling tersebut diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan dasar perlengkapan sekolah peserta didik dari keluarga pra sejahtera, mulai dari seragam, tas, hingga sepatu. Dalam pembagiannya, Disdikbud mengalokasikan Rp2,5 miliar untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Rp2,5 miliar lainnya untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program Biling sendiri merupakan program sosial pendidikan Pemerintah Kota Bandar Lampung yang bertujuan memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengakses pendidikan tanpa terkendala biaya perlengkapan.

Dalam pembahasan RAPBD 2026, sempat muncul usulan dari DPRD agar anggaran tersebut dialihkan untuk memperkuat aliran BOSDA guna menggratiskan komite sekolah. Namun Disdikbud menegaskan bahwa anggaran Biling memiliki sasaran spesifik, yakni membantu siswa kurang mampu secara langsung. Atas dasar itu, DPRD akhirnya menyetujui pengesahan anggaran dengan sejumlah catatan evaluatif.

BeritaTerkait

Ketika Regulasi Kalah oleh Kedekatan

Dua Jam Latihan, Penampilan Nadini Apriati Lampaui Ekspektasi Juri dan Penonton

Smartboard Baru Dinikmati 929 Sekolah, Kesenjangan Digital Pendidikan Lampung Terbuka

Pembayaran Honor Guru SMA Swasta Siger Tuai Polemik di DPRD

Polemik muncul karena jejak distribusi dana Biling pada periode 2020–2024 dinilai bermasalah. Sejumlah sekolah mengungkapkan bahwa dana bantuan tidak pernah diterima selama beberapa tahun, sehingga operasional siswa Biling terpaksa ditutup menggunakan dana BOS maupun subsidi silang dari siswa reguler. Bahkan, terdapat sekolah yang harus berutang demi menutupi kebutuhan peserta didik.

Disdikbud sebelumnya mengklarifikasi bahwa keterlambatan distribusi disebabkan oleh pandemi Covid-19. Namun, klarifikasi tersebut menuai sorotan karena dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) APBD Kota Bandar Lampung tahun 2021 dan 2022 masih tercatat sejumlah item anggaran terkait beasiswa SPP Biling dan pengadaan perlengkapan siswa dengan nilai miliaran rupiah. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait transparansi dan efektivitas pelaksanaan program.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menegaskan bahwa pengesahan anggaran Biling harus diiringi evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusinya. Ia juga mendorong pengawasan bersama, termasuk peran media, agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat.

“Kita tetap mengesahkan anggaran Biling karena alasan untuk warga kurang mampu, tapi dengan catatan evaluasi. Tahun 2024 banyak seragam bantuan tidak terpakai karena ukuran tidak sesuai. Jangan sampai di 2026 sepatu atau tas baru dipakai satu kali sudah rusak,” ujar Asroni Paslah, Rabu (10/12/2025).

Polemik keterlambatan, distribusi yang tidak tepat sasaran, hingga temuan perlengkapan tidak terpakai menjadi pengingat penting. Evaluasi teknis, transparansi penggunaan anggaran, serta pengawasan berkelanjutan diharapkan mampu memastikan bantuan Biling 2026 benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa yang berhak, tanpa mengulang persoalan lama.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Asroni Paslahbantuan perlengkapan siswaBOSDADisdikbud Bandar LampungDPRD Bandar Lampungpendidikan warga kurang mampuRAPBD 2026
ShareTweetSendShare
Previous Post

SMA Siger Bandar Lampung Disorot Dugaan Pelanggaran Perlindungan Anak

Next Post

Jembatan Gantung Garuda Way Umbar Capai 45 Persen, Akses Ekonomi Dipercepat

Related Posts

Ketika Regulasi Kalah oleh Kedekatan
Pendidikan & Literasi

Ketika Regulasi Kalah oleh Kedekatan

January 26, 2026
Dua Jam Latihan, Penampilan Nadini Apriati Lampaui Ekspektasi Juri dan Penonton
Pendidikan & Literasi

Dua Jam Latihan, Penampilan Nadini Apriati Lampaui Ekspektasi Juri dan Penonton

January 20, 2026
Smartboard Baru Dinikmati 929 Sekolah, Kesenjangan Digital Pendidikan Lampung Terbuka
Pendidikan & Literasi

Smartboard Baru Dinikmati 929 Sekolah, Kesenjangan Digital Pendidikan Lampung Terbuka

January 15, 2026
Next Post
Jembatan Gantung Garuda Way Umbar Capai 45 Persen, Akses Ekonomi Dipercepat

Jembatan Gantung Garuda Way Umbar Capai 45 Persen, Akses Ekonomi Dipercepat

Bupati Lampung Selatan Angkat 5.792 PPPK Paruh Waktu, Beri Kepastian Status

Bupati Lampung Selatan Angkat 5.792 PPPK Paruh Waktu, Beri Kepastian Status

Akses Kesehatan Terjamin, Anggaran Pusat–Daerah Lindungi Warga Lampung

Akses Kesehatan Terjamin, Anggaran Pusat–Daerah Lindungi Warga Lampung

Polemik SMA Siger Diselidiki, DPRD Soroti Konflik Kepentinga

Polemik SMA Siger Diselidiki, DPRD Soroti Konflik Kepentinga

Minim Sosialisasi P2KM, Akses Kesehatan Gratis Belum Merata

Minim Sosialisasi P2KM, Akses Kesehatan Gratis Belum Merata

Dari Desa ke Desa

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Desa
  • Tokoh Desa
  • Ekonomi Desa
  • Kearifan Lokal
  • Pendidikan & Literasi
  • Inspirasi Desa
  • Suara Warga

© 2024 Daridesakedesa.com - All Right Reserved